ayu
by ayu

Setelah sekian lama jadi bahan gosip panas di Hollywood, kini salah satu film tentang gangster paling terkenal: Scarface segera dibuat ulang. Setidaknya, aktor yang akan memerankan si 'gila' Tony Montana sudah ditemukan: aktor asal Mexico, Diego Luna. 

Scarface sebenarnya sama sekali bukan ide orisinal. Aslinya, film dengan judul yang sama pernah dibuat di tahun 1932, alias 85 tahun silam. Diangkat dari novel karangan Armitage Trail, Scarface 1932 mengisahkan perjalanan 'karir' seorang gangster super ambisius dan kejam dari nol, hingga puncak dan kejatuhannya. Konon, karakter Tony Camonte dalam film ini terinspirasi Al Capone. 

Ketika 51 tahun kemudian di-remake, Scarface dibuat dengan semangat kekinian pada masanya. Pemilihan pada Al Pacino untuk memerankan Tony Montana, sangat tepat. Pacino, dengan brilian membawakan karakter Montana yang serba kompleks: ambisius, jenius, gila, cinta keluarga, powerful bahkan delusional. 

Di tangan dingin Brian De Palma dan naskah yang ditulis Oliver StoneScarface yang mendapat empat nominasi Golden Globe itu bukan hanya sukses 'menghajar' box office, tapi juga menjadi sebuah karya cult classic. Tak beda jauh dengan cerita dari film aslinya, sang gangster kali ini bernama belakang 'Montana', imigran asal Kuba yang bergabung dengan kartel narkoba, dan behasil jadi bos mafia yang ditakuti. Ia sangat protektif pada adik perempuannya, Gina (Mary Elizabeth Mastrantonio), bahkan ia tak terlalu suka saat sahabat sekaligus tangan kanannya, Manny Ribera (Steven Bauer) jatuh cinta pada Gina. 

Film ini juga melambungkan nama Michelle Pfeiffer, yang bermain sebagai Elvira Hancock, perempuan cantik yang digilai Montana. 

Universal sudah bertahun-tahun merencankan remake Scarface. Studio besar ini bahkan sudah menyeleksi sederetan sutradara, terakhir Antoine Fuqua yang pernah sukses membesut Training Day dan Southpaw sudah menyatakan kesediaannya, namun beberapa saat yang lalu Fuqua mundur dari proyek ini lantaran jadwalnya yang super padat. Sutradara Magnificent Seven ini mengaku sudah telanjur terlibat sangat banyak di proyek lainnya: sekuel Equalizer, yang dibintangi Denzel Washington.

Keluarnya Fuqua ini, nyaris bersamaan dengan bergabungnya Diego Luna sebagai Tony Montana. Luna, aktor asal Mexico ini belakangan namanya melambung di Hollywood setelah berperan Cassin Andor, salah satu rebel dalam film super laris Rogue One alias spin off serial Star Wars yang terkenal itu. 

Luna, sama sekali bukan aktor bau kencur. Mengawali karir di tanah kelahirannya sejak bocah, namanya mulai dikenal setelah bermain di film cult garapanAlfonso Cuarón, Y Tu Mama Tambien (2001) bersama sahabatnya, aktor Gael García Bernal. Sukses internasional film itu tak langsung membuatnya dengan mudah masuk Hollywood, meski ia tampil di film-film macam Frida, Open Range, dan Milk, namun Rogue One lah yang dianggap membuatnya menjadi bintang 'resmi' Hollywood. 

"Saya terkejut ketika ada produser film blockbuster yang menghubungi saya, mengajak bermain di film mereka," ujar Luna merendah. Memerankan Tony Montana, jelas tantangan besar baginya. Tak mudah 'menggantikan' seorang Al Pacino. Semua mata dan kritik akan tertuju padanya. Dan barangkali perlu persiapan super matang untuk peran besar ini, kita tunggu saja.