wiseguy
by wiseguy

Sekuel Bad Moms tak kalah hot, saat para mama muda kehilangan kebebasan gara-gara kedatangan para ibu kala liburan Natal. Harus dicari cara agar kegembiraan, dan keseksian mereka, kembali seperti semula. Apalagi, kini seorang duda keren di antara mereka. Ampun deh!

A Bad Moms Christmas

Sukses membesut Bad Moms (2016) yang jadi obrolan seru penggemar film dan gaet $183 juta secara global, duet sutradara Jon Lucas dan Scott Moore pun membesut sekuelnya, A Bad Moms Christmas, yang dirilis 1 November 2017. Tentu saja, mengisahkan kelanjutan nasib tiga mama muda segar dan seksi Amy (Mila Kunis), Kiki (Kristen Bell), dan Carla (Kathryn Hahn).

Di film pertama, Amy merasa kelelahan dengan kehidupan keluarga sempurna dan karier hebat, sehingga bergabung dengan dua sahabatnya Kiki dan Carla demi membebaskan diri dari tanggung jawab konvensional, dengan berpesta liar dan mencoba menjadi diri sendiri. Sekuelnya tak kalah seru; penuh adegan menggelikan, gurauan segar, dan konflik membumi dan terkini.

Bad Moms

Hidup jadi lebih hidup gara-gara masalah tak pernah selesai. Itu pula yang terjadi dengan mereka. Kegalauan baru mereka kali ini gara-gara harus menghadapi ibu masing-masing: Ruth (Christine Baranski), Sandy (Cheryl Hines), dan Isis (Susan Sarandon), yang berkunjung selama liburan Natal. Kunjungan para ibu bikin mereka bak remaja belasan tahun lagi, penuh aturan yang ditetapkan para ibu. Harus dicari cara agar kegembiraan mereka kembali bersinar seperti semula. Maklum, di antara mereka tiba-tiba hadir Jessie (Jay Hernandez), si duda keren.

A Bad Moms Christmas yang kini ditayangkan secara streaming di CATCHPLAY mendapat pujian kritikus, jadi rumpian baru, dan gaet $130 juta dari tiket bioskop di seluruh dunia. Kisah tiga mama muda, tiga nenek centil, satu duda keren dan satu klien panas dalam genre drama komedi petualangan ini memang menggoda! Biar tontonan ini makin rancak, kenali lebih greget tujuh pemeran utama di film ini: Mila Kunis, Kristen Bell, Kathryn Hahn, Christine Baranski, Cheryl Hines, Susan SarandonJay Hernandez dan Justin Hartley. Jadi, mari segarkan ingatan kita!

Mila Kunis, Sang Penggoda

Anda jagoan betul jika tahu nama asli perempuan ini: Milena Markovna Kunis. Mila dikenal lewat seri TV That '70s Show (1998), tapi aktingnya banyak dipuji saat bermain dalam Forgetting Sarah Marshall (2008), yang diikuti dengan Max Payne (2008), The Book of Eli (2010), Black Swan (2010), Friends with Benefits (2011), Ted (2012) dan Oz the Great and Powerful (2013).

Mila adalah isteri aktor Ashton Kutcher, pasangan mainnya dalam That '70s Show . Dengannya, perempuan dengan suara seksi seductive husky voice ini, punya dua anak. Pada 2002, ia nangkring di nomor 54 dalam daftar "102 Sexiest Women in the World". Mila kelahiran 14 Agustus 1983 di Chernovtsy, Ukraina, memulai dunia akting pada usia sembilan tahun. Debut layar lebarnya adalah saat ia memerani karakter Melinda dalam Make a Wish, Molly (1995). Dari situ, kariernya meroket dalam banyak film berbujet besar.

Kristen Bell, si Aktris Sejati

Kristen Anne Bell, begitu lengkapnya, dikenal lewat seri TV Veronica Mars (2004) besutan Rob Thomas; di mana karakter yang ia perani memenangi Saturn Award sebagai Aktris Terbaik untuk Televisi. Sepuluh tahun kemudian, seri ini dibuat layar lebarnya; drama misteri kriminal yang juga dibintangi Jason Dohring dan Enrico Colantoni. Dalam sebuah riset sinematografi, film ini dinobatkan sebagai “terbaik sepanjang masa” karena chemistry antar-karakter yang luar biasa, dan skenario yang nyaris sempurna.

Kristen mengawali karier dalam drama di sejumlah produksi Broadway, tampil di film TV Gracie's Choice (2004) yang raih rating amat tinggi, dan Reefer Madness: The Movie Musical (2005). Pada 2013, Bell jadi pengisi suara utama animasi Princess Anna of Arendelle, juga dalam animasi Walt Disney Pictures, Frozen (2013), yang gaet penghargaan Best Animated Feature pada ajang Oscar 2014.

Kathryn Hahn dan Akting Menawan

Ia mulai tampil di layar lebar lewat peran kecil di Flushed (1999) besutan Carrie Ansell. Sejak itu, wajahnya banyak dijumpai di film TV dan layar lebar, di antaranya A Lot Like Love (2005), Revolutionary Road (2008), How Do You Know (2010), We’re The Millers (2013), The Secret Life of Walter Mitty (2013), Captain Fantastic (2016), dan Private Life (2018).

Akting dan dunia teater amat dikuasai perempuan bernama lengkap Kathryn Marie Hahn ini. Sarjana teater yang matang berakting dan memproduksi drama panggung sebelumnya  -- ia bikin skenario, musik latar, bahkan latar panggung! -- sebelum tampil di layar lebar. Tak heran, aktingnya selalu mencuri perhatian. Kathryn pernah bekerja sama dengan tiga bintang seri Friends (1994) di proyek terpisah: Jennifer Aniston, Paul Rudd dan Christina Applegate.

Susan Sarandon, Inkarnasi Berkali-kali

Aktris yang namanya tak asing lagi ini pernah berucap, “Aku bertahan, karena mengalami inkarnasi berkali-kali.” Susan mengawali karier sebagai model di bawah manajemen Ford. Ketika berkuliah di Catholic University of America Drama School (1964-1968), ia bertemu Chris Sarandon, ketua jurusan yang kemudian menikahinya. Chris-lah yang membawanya pada satu audisi dan kemudian jadi film pertamanya, Joe (1970) besutan John G. Avildsen.

Susan Sarandon, yang berdarah Italia, Inggris, Irlandia, dan Jerman ini gaet Oscar 1996 lewat Dead Man Walking. Meski baru satu Oscar digaetnya, karakter apa pun yang ditawarkan diperaninya dengan baik. Susan tak hanya aktris berbakat, tapi punya kehidupan domestik  amat berwarna, bekalnya jika berperan sebagai “kekasih, isteri, ibu, bahkan nenek.” Cerai dengan Chris pada 1979, Susan punya anak perempuan lewat hubungannya dengan sutradara Franco Amurri, saat itu ia jadi astradara, dalam produki Tempest (1982). Di kemudian hari, ia terlibat cinta lokasi dengan Tim Robbins, saat syuting Bull Durham (1988) dan hasilkan dua anak.

People  AS (1996) menempatkannya sebagai satu dari 50 perempuan tercantik di dunia; sementara Empire menempatkan Susan di urutan 35 daftar "The Top 100 Movie Stars of All Time".

Christine Baranski, si Nenek Rempong

Peran nenek rempong cocok bagi aktris ini. Dalam kehidupan nyata di masa lalu, ia keras tak izinkan anak-anaknya hingga jelang remaja nonton TV karena tak ingin mereka melihat konten kekerasan dan adegan seks. Akting kegairahan terbesar Christine. Ia tampil di Chicago (2002), Mamma Mia! (2008) dan Into the Woods (2014). Pernah menikah dengan aktor Matthew Cowles, cucu aktor panggung ini gaet Tony Award dalam drama Broadway The Real Thing, bermain sebagai perempuan yang berselingkuh dengan karakter yang diperani Jeremy Irons, yang karena perannya juga memenangi Tony Award. Lima tahun kemudian, ia berperan dalam Reversal of Fortune (1990), lagi-lagi jadi perempuan selingkuhan karakter yang diperani Jeremy Irons, yang membuat aktor ini gaet Oscar 1991 sebagai Aktor Terbaik 1991. Christine raih Tony Award kedua lewat drama Rumors. Luar biasa!

Cheryl Hines, Aktris Improvisasi

Perempuan kelahiran Florida pada 21 September 1965 ini pernah kuliah di dua universitas, West Virginia University dan University of Central Florida. Ia mengambil jurusan teater dan produksi televisi. Tapi, ia mengaku tak mendapatkan apa yang diinginkan, sampai ia pindah Los Angeles dan berkuliah di Groundlings Theater. Guru pertamanya, dan paling terkenal!, adalah Lisa Kudrow, yang kelak sangat dikenal lewat perannya dalam seri televisi Friends. Dari gurunya ia belejar berimprovisasi dan menulis sketsa komedi. Pengalaman ini pula yang membuat Cheryl bisa mempersiapkan diri dengan baik perannya menjadi isteri Larry David dalam Curb Your Enthusiasm (2000) yang disiarkan HBO. Dialog tentang situasi komedinya adalah hasil improvisasi.

Jay Hernandez, Karisma di Depan Kamera

Berbekal bakat akting alami, wajah ganteng, dan karisma yang tertangkap kamera, membuat pria bernama asli Javier Manuel Hernandez Jr. ini punya karier mulus di dunia akting. Semua bermula saat pria berdarah Meksiko ini tanpa sengaja didekati talent manager Howard Tyner di tangga berjalan sebuah gedung di Los Angeles. Maka, pada 1998, ia terlibat di seri TV sebagai debut lewat peran Antonio Lopez, salah satu anggota pemain bakset NBC dalam sitkom remaja Hang Time (1995) dan bermain hingga dua musim. Ia kemudian bermain sebagai pengantar pizza untuk MTV dalam serial Undressed (1999). Maka, tibalah pada 2001, Hernandez menjadi lawan main Kirsten Dunst dalam drama cinta remaja Crazy/Beautiful (2001). Sejak itu, sejumlah film layar lebar diperaninya; di antaranya The Rookie (2002), Torque (2004), Friday Night Lights (2004), dan Eli Roth's Hostel (2005).

Jika pernah menjumpai salah satu peran yang dimainkan sang aktor berdarah Latin di masa lalu, Anda akan melihat pria ini dalam A Bad Moms Christmas, yang telah jadi pria matang.

Justin Hartley, si Tampan Seksi

Penggemar This Is Us tak asing dengan Justin Hartley, yang memerani karakter Kevin Pearson. Jika penggemar seri TV itu, dan Anda perempuan, tak peduli muda atau matang usia, harapan melihat Hartley telanjang (pernah terpikir seperti itu?), terpenuhi di A Bad Moms Christmas ! Pasalnya, dalam salah satu adegan, Carla mendapat klien Ty Swindel yang diperani Justin, yang telanjang! Mau?

"Yang keren dari film ini, Ty itu tak sepertiku. Jadi, aku benar-benar menyelinap ke kulitnya, jadi orang berbeda untuk sementara waktu," tutur Hartley pada bustle.com. Menurut mantan atlet basket semasa SMA bertinggi badan 189 cm ini, juga dikenal lewat seri Smallville (2001) dan film layar lebar Revenge (2011) ini, penonton akan menikmati penampilannya. Satu lagi, jika Anda tiba-tiba jadi penggemar Hartley gara-gara adegan itu, please be happy. Aktor ini bilang, ia tak berkeberatan melakukan adegan telanjang di film-film selanjutnya. Nah, lo.