bingewatch junkie
by bingewatch junkie

Evil Dead Rise menyajikan teror iblis kuno yang biasanya ada di tengah hutan terpencil, langsung ke kota Los Angeles. Disutradarai oleh Lee Cronin, film ini sukses memberikan mimpi buruk baru. Tidak ada lagi ruang terbuka untuk lari. Ancamannya kini terkurung di dalam sebuah apartemen sempit yang berubah menjadi teror berdarah.

Menggabungkan horor supernatural, ketegangan psikologis, dan elemen gore yang ekstrem, Evil Dead Rise menyajikan skala kekacauan yang jauh lebih brutal dan intim dibandingkan pendahulunya, menjadikannya salah satu film horor terbaik dan paling banyak dibicarakan di tahun 2023.
Evil Dead Rise

Jika kamu adalah penggemar film horor yang mencari ketegangan tanpa henti, adrenalin tinggi, dan efek visual tanpa banyak CGI, film ini wajib masuk daftar tontonanmu. Kamu akan disuguhkan adegan bertahan hidup melawan anggota keluarga yang telah dirasuki iblis. Yuk, simak ulasan lengkapnya di sini!

Posisi Evil Dead Rise di Dalam Franchise  Evil Dead

Banyak penggemar setia maupun penonton baru bertanya-tanya, apakah Evil Dead Rise merupakan reboot, sekuel langsung dari serial Ash vs Evil Dead, atau film yang berdiri sendiri atau standalone?

Sutradara Lee Cronin atas restu dari kreator asli franchise ini, Sam Raimi, dan aktor legendaris Bruce Campbell, menegaskan bahwa Evil Dead Rise adalah kisah standalone atau berdiri sendiri di dalam semesta kanon Evil Dead yang sama. Film ini tidak melanjutkan petualangan Ash Williams ataupun Mia Allen di film Evil Dead versi 2013.

Sebagai gantinya, film ini memperkenalkan salah satu dari tiga volume kitab Necronomicon Ex-Mortis atau Kitab Orang Mati yang pernah disinggung dalam film Army of Darkness (1992). Artinya, teror Deadites dalam film ini sepenuhnya baru, dan kamu bisa menikmatinya tanpa perlu menonton film-film pendahulunya!

 

Sinopsis Evil Dead Rise: Reuni Keluarga yang Berubah Menjadi Bencana

●      Genre        : Horror, Gore, Supernatural, Thriller

●      Durasi         : 1 jam 36 menit

●      Rating IMDb      : 6.5/10

●      Rating Usia : 17+ (Kekerasan ekstrem, bahasa kasar, & darah intens)

●      Penghargaan : Nominasi Best Horror Film di Saturn Awards & Best Makeup/Hairstyling di berbagai festival horor internasional

Kisah bermula ketika Beth, seorang teknisi gitar yang sedang menghadapi krisis pribadi, berkunjung ke apartemen kakaknya, Ellie, di Los Angeles. Ellie adalah seorang ibu tunggal yang sedang berjuang membesarkan ketiga anaknya: Danny, Bridget, dan Kassie, di sebuah gedung apartemen tua yang akan segera digusur.

Reuni keluarga yang seharusnya canggung namun hangat berubah menjadi bencana total ketika gempa bumi melanda dan membuka sebuah brankas rahasia di bawah basement gedung. Danny yang penasaran menemukan tiga piringan hitam tua dan sebuah kitab berlapis kulit (Necronomicon).

Saat piringan hitam itu diputar, mantra kuno terucap dan memanggil roh jahat yang langsung merasuki Ellie. Sang ibu yang penuh kasih sayang kini bertransformasi menjadi Deadite, makhluk manipulatif, sadis, dan haus darah. Terjebak di lantai atas gedung tanpa akses listrik maupun jalan keluar, Beth dan keponakannya harus melawan sosok yang paling mereka cintai demi bertahan hidup.

Cerita dan penyelesaian konflik film yang brutal bisa kamu saksikan kengeriannya melalui CATCHPLAY+ kapan saja.

5 Daftar Pemeran Utama Evil Dead Rise (Cast & Characters)

Menghidupkan mimpi buruk yang claustrophobic, jajaran pemeran Evil Dead Rise tampil dengan totalitas akting yang luar biasa, terutama dalam adegan-adegan fisik yang menyiksa.

1.    Lily Sullivan sebagai Beth

Berperan sebagai sang Final Girl, Beth awalnya adalah sosok bibi yang lari dari tanggung jawab. Namun, ketika teror melanda, ia berubah menjadi pelindung yang tak kenal takut. Menggunakan senjata apa saja dari shotgun hingga chainsaw ikonik, Beth adalah jantung perlawanan dalam film ini.

2. Alyssa Sutherland Sebagai Ellie

Penampilan Alyssa sebagai ibu yang dirasuki iblis pantas mendapatkan penghargaan. Ia berhasil memadukan senyum keibuan dengan seringai psikopat yang mematikan. Manipulasi psikologis yang ia lakukan kepada anak-anaknya dari balik pintu apartemen adalah salah satu teror mental terbaik di film ini.

3. Morgan Davies Sebagai Danny

Anak sulung Ellie yang memicu seluruh bencana ini karena rasa penasarannya. Karakter Danny mewakili kecerobohan remaja klasik dalam film horor, namun penyesalannya dieksekusi dengan sangat emosional.

4. Gabrielle Echols sebagai Bridget

Anak kedua Ellie yang harus menerima nasib tragis di awal serangan. Transformasi fisik dan akting Gabrielle saat terinfeksi Deadites sukses membuat penonton bergidik ngeri.

5. Nell Fisher Sebagai Kassie

Si bungsu yang polos. Di tengah hujan darah dan kekerasan ekstrem, Kassie menjadi sumber simpati penonton. Hubungannya dengan sang bibi (Beth) memberikan sentuhan emosional di tengah pembantaian.

Saksikan aksi brutal Beth dan 3 keponakannya dalam menghadapi iblis yang berwujud Ellie (kakaknya sendiri). Rasa frustasi dan kebingungan Beth untuk melindungi keponakannya sekaligus melawan Ellie akan membuat ketegangan semakin memuncak. Kamu bisa menyaksikan kengeriannya secara lengkap di CATCHPLAY+.

Review Evil Dead Rise: Mengapa Film Ini Berhasil Membangkitkan Ketakutan Maksimal?

Mencari ulasan dan pemeran Evil Dead Rise tak lengkap jika tidak membedah mengapa film ini sangat disukai oleh kritikus maupun penonton kasual.

1.     Kisah Simpel yang Dikemas Secara Klasik dan Memuaskan

Sutradara Lee Cronin sangat paham bahwa ia tidak perlu membuat cerita yang rumit. Premisnya sangat sederhana: "Bertahan hidup dari iblis di satu malam". Fokus film ini tidak terbagi-bagi, melainkan terus pada ketegangan. Cronin berhasil membawa formula lama Evil Dead (terisolasi dan diserang) ke dalam setting perkotaan yang terasa sangat relevan dan modern.

2.     Permainan Tensi Horor yang Sistematis dan Claustrophobic

Meninggalkan hutan dan pindah ke apartemen adalah keputusan jenius. Lorong apartemen yang remang-remang, lift yang berlumuran darah, dan ruang tamu yang sempit menciptakan nuansa claustrophobic (sesak). Penonton dibuat merasa ikut terjebak, tidak ada tempat yang aman, bahkan untuk sekadar bersembunyi di bawah selimut.

3.     Ending yang Siklis: Bukti Teror Iblis Tidak Pernah Benar-Benar Usai

Salah satu keunggulan naratif Evil Dead Rise adalah bagaimana film ini menutup ceritanya. Tanpa memberikan spoiler berlebihan, akhir film dengan cerdas mengikat kembali adegan pembuka (opening scene) di pinggir danau. Film ini memperlihatkan bahwa entitas iblis Deadites tidak sekadar musnah ketika satu pertempuran di apartemen selesai, melainkan berpindah dan menyebar ke korban baru yang lengah. Ending yang siklis dan tanpa ampun ini tidak hanya memberikan rasa putus asa khas semesta Evil Dead, tetapi juga membuka gerbang lebar untuk kesinambungan teror di film-film berikutnya.

Keunggulan Visual dan Audio (Technical Review)

Satu hal yang membuat Evil Dead terasa begitu nyata dan menggetarkan saraf adalah eksekusi teknisnya yang brilian. Alih-alih bergantung pada efek komputer modern yang kerap terasa hampa, film ini memadukan tata visual organik dan desain suara yang secara agresif menyerang indra penonton.

1.     Penggunaan Properti Berdarah yang Tak Tanggung-tanggung (Practical Effects)

Bagi pecinta horor gore, film ini adalah sebuah karya efek praktis. Alih-alih mengandalkan CGI, tim produksi menggunakan ribuan liter darah buatan untuk adegan klimaksnya. Penggunaan properti sehari-hari yang diubah menjadi senjata mematikan, mulai dari gunting, sapu, parutan keju, hingga mesin penghancur kayu, membuat ngilu siapa saja yang menontonnya.

2.     Sinematografi dan Scoring yang Memaksimalkan Horor

Pergerakan kamera yang dinamis khas Evil Dead kembali hadir, mengintai karakter dari sudut-sudut tak terduga. Ditambah lagi dengan sound design atau scoring yang mengganggu telinga, suara tulang patah, tawa iblis yang melengking, hingga bisikan manipulatif dari piringan hitam membuat pengalaman menonton semakin sempurna.

Kesimpulan dan Rating Akhir

Evil Dead Rise adalah horor klasik dengan eksekusi modern. FIlm ini bukan horor jumpscare murahan, melainkan horor sadis yang menguji nyali dan kenyamanan visual penontonnya.

●      Rating IMDb: 6.5/10 (Sangat tinggi untuk genre horor gore murni)

●      Rotten Tomatoes: 84% Certified Fresh

●      Kecocokan: Sangat cocok untuk penggemar horor ekstrem. Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur, penderita hemophobia (takut darah), atau kamu yang tidak kuat melihat kekerasan intens.

Setelah membaca ulasan lengkap ini, pengalaman menonton Evil Dead Rise akan terasa lebih mendalam. Kamu bisa menyaksikannya langsung di CATCHPLAY+ untuk menikmati tiap adegan brutalnya secara utuh.

5 Fakta Menarik Film Evil Dead Rise

Di balik adegan-adegan brutal yang membuat penonton menahan napas di layar, proses produksi Evil Dead Rise menyimpan berbagai cerita unik, dedikasi ekstrem, hingga easter egg mengerikan. Berikut adalah lima fakta menarik di balik layar yang wajib diketahui oleh para penggemar horor:
​​​​​​​

1.     Darah Buatan Super Banyak

Mengingat sejarah franchise ini, Lee Cronin dilaporkan menggunakan lebih dari 6.500 liter darah buatan untuk adegan klimaks di apartemen dan basement!

2.     Kameo Suara Bruce Campbell

Aktor legendaris Bruce Campbell (pemeran Ash Williams di film originalnya) tidak muncul secara fisik, namun suaranya bisa didengar di piringan hitam tahun 1923, berteriak memperingatkan pendeta agar tidak membaca kitab tersebut.

3.     Buku Necronomicon Versi Baru

Jika buku sebelumnya terbuat dari kulit manusia dan darah, Necronomicon di film ini didesain lebih tebal, dijahit dengan jaringan otot, dan giginya terasa jauh lebih organik.

4.     Parutan Keju yang Viral

Sebelum rilis, rumor tentang adegan "parutan keju" sangat ramai di internet. Saat filmnya tayang, adegan tersebut benar-benar dieksekusi dengan sangat ngilu dan menjadi salah satu momen paling ikonik.

5.     Awalnya Hanya untuk Rilis Streaming

Film ini awalnya diproduksi khusus untuk rilis di HBO Max. Namun, setelah tes screening menghasilkan reaksi penonton yang sangat luar biasa meriah, Warner Bros. memutuskan untuk membawanya ke bioskop secara global.

Nonton Film Evil Dead Rise di CATCHPLAY+ Mudah dan Murah
Evil Dead Rise

Ingin nonton film Evil Dead Rise Sub Indo? Salah satu pilihan terbaik adalah melalui CATCHPLAY+, platform streaming yang menawarkan fleksibilitas dan harga terjangkau!

Kenapa pilih CATCHPLAY+?

●      Fleksibel: Bisa langganan bulanan, atau cukup sewa satu film saja lewat fitur single rental. Cocok buat kamu yang cuma ingin nonton satu film tanpa komitmen!

●      Harga Terjangkau: Mulai dari hanya Rp16.500 per bulan. Kamu bisa mendapatkan harga lebih murah jika berlangganan tahunan!

●      Update Cepat: CATCHPLAY+ dikenal sebagai salah satu platform tercepat yang menghadirkan film baru dari bioskop ke layanan streaming, terutama lewat opsi single rental.

●      Kualitas Waktu Bersama: Jadikan momen menonton film sebagai waktu berkualitas bersama keluarga atau orang terdekat, tanpa harus keluar rumah!

Klik di sini untuk langsung mulai nonton Film Evil Dead Rise  Lengkap Sub Indo!