Movie Lover
by Movie Lover

Banyak sekali film Jackie Chan terbaik yang dikenal luas karena perpaduan unik antara seni bela diri tingkat tinggi, komedi fisik yang mengundang tawa, dan dedikasi luar biasa dalam melakukan adegan berbahaya tanpa pemeran pengganti atau stuntman. Namun, di balik koreografi yang memukau, film-film sang legenda juga menghadirkan evolusi karakter yang matang, dari sosok jagoan yang jenaka hingga peran-peran dramatis yang menguras emosi.

 

Beberapa karya klasik film Jackie Chan terbaik bahkan mendapat pengakuan internasional karena mengubah standar film laga dunia, seperti Police Story yang mendefinisikan ulang genre aksi modern, atau Rush Hour yang sukses mengawinkan budaya Timur dan Barat di layar lebar Hollywood. Ada pula film yang memperlihatkan sisi gelap dan serius dari sang aktor, seperti The Foreigner, yang sempat trending karena menampilkan performa dramatis terbaik dalam kariernya.

Bagi kalian yang tengah mencari rekomendasi tontonan penuh adrenalin namun tetap menghibur, inilah daftar film Jackie Chan terbaik dengan rating tertinggi dan ulasan memukau yang wajib masuk watchlist kalian.

 

Ringkasan Cepat: 5 Film Jackie Chan Terbaik dan Terpopuler yang Wajib Kamu Tonton

Jika kamu tidak punya banyak waktu dan ingin langsung menonton karya masterpiecenya, ini adalah 5 pilihan paling tepat!

1. Top Action: Police Story (1985). Puncak kreativitas aksi brutal dan stunt tergila di pusat perbelanjaan.

2. Top Hollywood/Comedy: Rush Hour (1998). Duet legendaris paling lucu yang memecahkan rekor Box Office.

3. Top Classic Martial Arts: Drunken Master II (1994). Menampilkan koreografi pertarungan jarak dekat terbaik sepanjang masa.

4. Top Stunt & Adventure: Armour of God (1986). Petualangan ala Indiana Jones dengan aksi terekstrim yang nyaris merenggut nyawanya.

5. Top Dramatic Role: The Foreigner (2017). Menampilkan sisi kelam dan serius Jackie Chan dalam aksi balas dendam seorang ayah.

Kalau kamu pencinta film aksi, koleksi film Jackie Chan terbaik wajib masuk watchlist kamu. Nikmati keseruan tanpa batas dengan streaming di CATCHPLAY+ !

 

Era Klasik & Seni Bela Diri Tradisional (1970-an - 1990-an)

Mari bernostalgia ke masa di mana semuanya bermula. Era ini menampilkan bentuk paling murni dari bakat seni bela diri Jackie Chan​​​​​​​. Film-film klasik ini menonjolkan koreografi kung fu tradisional yang indah, elemen komedi slapstick ala opera Peking, dan pembuktian awal bahwa ia bukanlah tiruan Bruce Lee, melainkan legenda dengan gayanya sendiri.

 

1. Drunken Master II (1994): Koreografi Pertarungan Terbaik Sepanjang Masa

Wong Fei-hung, seorang pemuda yang jago bela diri namun suka membuat masalah, tanpa sengaja terlibat dalam konspirasi penyelundupan artefak Tiongkok oleh konsul Inggris. Meski dilarang oleh ayahnya yang ketat untuk menggunakan "Drunken Boxing", Fei-hung menyadari hanya seni bela diri itu yang bisa mengalahkan musuhnya.

Pertarungan batin antara patuh pada ayah atau menyelamatkan harta negara mendorong Fei-hung melanggar aturan. Saat ia meminum alkohol, gerakannya menjadi tidak tertebak, mematikan, namun sangat lucu untuk disaksikan, menciptakan kekacauan di pihak musuh.

Film ini memiliki rating IMDb 7.5/10, durasi 102 menit, dan rating usia 13+. Majalah Time menobatkan film ini ke dalam daftar 100 film terbaik sepanjang masa. Pertarungan akhirnya di pabrik baja melawan Ken Lo dipuji sebagai salah satu koreografi pertarungan paling jenius, panjang, dan paling memuaskan secara visual dalam sejarah sinema. Sekarang, kamu bisa mengakses Video on Demand di CATCHPLAY+ .

 

2. Drunken Master (1978): Kelahiran Gaya Bertarung Komedi

Wong Fei-hung muda yang sombong dan sering membuat onar dihukum oleh ayahnya. Ia dikirim untuk berlatih di bawah bimbingan Su Hua Chi, seorang master tua yang terkenal kejam dan selalu mabuk.

Latihan yang awalnya terasa seperti penyiksaan berangsur-angsur mengubah Fei-hung. Ketika ayahnya diincar oleh pembunuh bayaran berkaki maut, Thunderleg, Fei-hung harus menguasai rahasia "Dewa Mabuk" untuk membalas dendam dan menyelamatkan keluarganya.

Berdurasi 111 menit, Drunken Master (1978) meraih rating IMDb 7.4/10 dan bisa ditonton oleh usia 13+. Film ini adalah tonggak sejarah yang melahirkan genre komedi Kung Fu. Alih-alih menjadi pahlawan serius seperti Bruce Lee, Jackie Chan​​​​​​​ memperkenalkan sosok underdog yang bisa terluka, ketakutan, namun menang dengan kecerdikan dan ketahanan fisik.

 

3. Snake in the Eagle's Shadow (1978): Terobosan Pertama Sang Legenda

Chien Fu adalah seorang yatim piatu yang sering di-bully dan dijadikan pelayan di sebuah perguruan bela diri. Suatu hari, ia menolong seorang pengemis tua yang ternyata adalah guru besar terakhir dari aliran Tinju Ular yang sedang diburu musuh.

Sang guru diam-diam mengajari Chien Fu seni bela diri tersebut. Namun, ketika aliran Tinju Elang menemukan sang guru tua, Chien Fu harus menciptakan gaya bertarung baru dengan menggabungkan gerakan ular dan cakar kucing peliharaannya untuk menyelamatkan sang guru.

Dengan total durasi 98 menit, memiliki rating IMDb 7.3/10, dan rating usia 13+, ini adalah film besar pertama yang benar-benar melambungkan nama Jackie Chan​​​​​​​. Sutradara Yuen Woo-ping memberikan kebebasan pada Jackie untuk memasukkan unsur komedi fisiknya, mematahkan tradisi film bela diri Shaw Brothers yang kaku pada masa itu.

Mau tahu lebih lengkap tentang Jackie Chan​​​​​​​, baca profilnya di Jackie Chan (II): Berjuang, Bertahan, dan Menang!

 

Era Keemasan Hong Kong: Aksi Murni & Stunt Tanpa Pengganti (1980-an - Awal 1990-an)

Inilah rekomendasi film di era puncak fisik sang legenda. Setiap judul dalam daftar ini menghadirkan stunt yang mempertaruhkan nyawa dan pengalaman menonton yang tak tertandingi.

 

4. Police Story (1985): Awal Mula Legenda Laga Modern

Inspektur Chan Ka-Kui ditugaskan untuk melindungi seorang saksi kunci yang akan memberatkan seorang bos kartel narkoba besar. Namun, ketika saksi tersebut dijebak dan Ka-Kui dituduh sebagai pembunuh, ia harus berpacu dengan waktu untuk membersihkan namanya.

Ketegangan terus meningkat saat Ka-Kui memburu para penjahat melintasi jalanan Hong Kong hingga berujung pada pertarungan epik di sebuah pusat perbelanjaan. Ia menggunakan segala benda di sekitarnya sebagai senjata, menciptakan koreografi pertarungan yang brutal namun indah.

Tayang dengan durasi 100 menit, meraih rating IMDb 7.5/10, film ini sering disebut sebagai mahakarya aksi terbaik dekade ini. Adegan di mana Jackie Chan​​​​​​​ meluncur turun dari tiang setinggi puluhan kaki yang dipenuhi lampu bohlam meledak telah menjadi sejarah sinema laga. Film ini tak hanya sukses di box office, tapi juga mengukuhkan namanya sebagai sutradara jenius.

 

5. Project A (1983): Kolaborasi Emas "Three Brothers"

Berlatar akhir abad ke-19 di Hong Kong, Sersan Dragon Ma dari Polisi Laut harus menghadapi perompak kejam yang terus meneror lautan. Ketika satuannya dibubarkan dan digabung dengan Polisi Darat, ia harus belajar bekerja sama dengan mantan rivalnya.

Bersama teman-temannya yang licik namun setia, Dragon Ma merancang rencana berbahaya untuk menyusup ke sarang perompak. Konflik antara tugas negara dan loyalitas persahabatan diuji dalam serangkaian aksi komedi yang sangat padat.

Berdurasi 105 menit dan meraih rating IMDb 7.3/10, film ini sangat ikonik karena menyatukan tiga legenda besar: Jackie Chan​​​​​​​, Sammo Hung, dan Yuen Biao. Adegan saat Jackie jatuh bebas dari menara jam setinggi 60 kaki tanpa kasur pengaman yang layak masih membuat penonton menahan napas hingga hari ini.

 

6. Armour of God (1986): Film yang Nyaris Merenggut Nyawa Jackie Chan

Jackie, seorang mantan musisi yang beralih profesi menjadi pemburu harta karun ala Indiana Jones, harus mencari potongan-potongan zirah mistis kuno. Misinya menjadi sangat personal ketika mantan kekasihnya diculik oleh sekte pemuja setan.

Dengan bermodalkan kecerdikan dan peralatan canggih, Jackie menyusup ke markas sekte di Eropa. Pertarungan yang awalnya berfokus pada senjata dan kejar-kejaran mobil beralih menjadi adu fisik mematikan di dalam gua rahasia yang penuh jebakan.

Dengan rating IMDb 6.9/10 dan durasi 97 menit, film ini sukses besar di pasaran internasional, namun paling diingat karena tragedi di balik layarnya. Saat melompat ke sebuah pohon, dahan tersebut patah dan Jackie jatuh membentur batu, membuat tengkoraknya retak. Kesuksesan film ini adalah bukti nyata dedikasi sang aktor terhadap seninya.

 

7. Police Story 3: Supercop (1992): Duet Maut dengan Michelle Yeoh

Chan Ka-Kui dikirim ke Tiongkok Daratan untuk menyusup ke dalam sindikat narkoba internasional. Di sana, ia dipasangkan dengan Inspektur Yang yang kaku dan sangat disiplin, menciptakan dinamika good cop/strict cop yang sangat menghibur.

Untuk mendapatkan kepercayaan bos mafia, mereka berdua harus membebaskan seorang penjahat dari penjara dan mengikuti sindikat tersebut hingga ke Malaysia. Dari penyamaran, situasi berubah menjadi kejar-kejaran mematikan yang melibatkan helikopter dan kereta api yang melaju kencang.

Menghadirkan durasi 91 menit dan memperoleh rating IMDb 6.9/10, film ini dianggap oleh sutradara Quentin Tarantino sebagai salah satu film laga terhebat, Supercop meraih ulasan fantastis. Kehadiran Michelle Yeoh memberikan warna baru; ia adalah satu-satunya aktris yang diizinkan melakukan stunt gilanya sendiri, menyaingi intensitas sang karakter utama.

 

8. Wheels on Meals (1984): Pertarungan Epik Melawan Benny "The Jet" Urquidez

Thomas dan David adalah dua pemuda yang menjalankan bisnis truk makanan (food truck) di Barcelona, Spanyol. Kehidupan damai mereka berubah kacau ketika mereka mencoba menolong seorang pencopet cantik yang ternyata merupakan pewaris sebuah kastil dan sedang diburu oleh pembunuh bayaran.

Bersama seorang detektif swasta amatir, ketiganya menyerbu kastil untuk menyelamatkan sang gadis. Pertarungan akhir di dalam kastil memisahkan mereka ke dalam duel-duel satu lawan satu yang menguji batas fisik masing-masing karakter.

Tayang dengan durasi 108 menit dan meraih rating IMDb 7.1/10, film ini legendaris karena menampilkan pertarungan akhir antara Jackie Chan dan juara kickboxing dunia, Benny "The Jet" Urquidez. Tempo, kecepatan, dan tenaga nyata yang dikeluarkan dalam duel tersebut menjadikannya salah satu adegan pertarungan tangan kosong paling sempurna dalam sejarah film aksi.
Era Penaklukan Hollywood: Ledakan Komedi Laga Internasional (Akhir 1990-an - 2000-an)

Setelah mendominasi Asia, Jackie Chan melebarkan sayapnya dan sukses menaklukkan pasar film Barat. Era ini ditandai dengan anggaran produksi raksasa, kolaborasi memukau dengan bintang-bintang Hollywood, dan perpaduan mulus antara aksi akrobatik khas Hong Kong dengan formula blockbuster ala Amerika.

 

9. Rush Hour 3 (1998): Gebrakan Box Office Seluruh Dunia

Detektif Lee dari Hong Kong dipanggil ke Los Angeles untuk membantu menyelamatkan putri konsul Tiongkok yang diculik. FBI, yang tidak ingin campur tangan pihak asing, menugaskan Detektif James Carter yang bermulut besar untuk sekadar "mengasuh" Lee dan menjauhkannya dari kasus.

Perbedaan budaya dan gaya penyelidikan membuat keduanya terus berselisih. Namun, seiring berjalannya waktu, rasa frustrasi berubah menjadi rasa saling menghormati saat mereka menyadari bahwa mereka harus bekerja sama untuk membongkar jaringan kriminal internasional tersebut.

Film berdurasi 98 menit ini mengantongi rating IMDb 7.0/10 dan meraih pendapatan nyaris $250 juta di seluruh dunia. Rush Hour adalah tiket emas Jackie Chan menuju ketenaran Hollywood arus utama. Chemistry antara aksi akrobatiknya yang bisu namun mematikan dan komedi verbal Chris Tucker yang sangat cepat menciptakan formula buddy-cop yang legendaris.

 

10. Rumble in the Bronx (1995): Tiket Menuju Pengakuan Amerika

Keung datang ke New York untuk menghadiri pernikahan pamannya dan membantu menjaga toko kelontong di daerah Bronx. Sifatnya yang suka menolong justru membuatnya berurusan dengan geng motor lokal yang brutal dan sindikat pencuri berlian yang mematikan.

Tanpa senjata api, Keung harus memanfaatkan kereta belanja, kulkas, hingga tongkat ski untuk melawan gerombolan preman di gang-gang sempit dan markas mereka. Situasi memuncak saat kejar-kejaran berubah menggunakan kapal hovercraft raksasa di jalanan kota.

Inilah film yang akhirnya memecahkan pasar Amerika Serikat, memulai debutnya di nomor satu di box office AS. Film berdurasi 104 menit ini mengantongi rating IMDb 6.7/10. Gaya bertarungnya yang kreatif dan adegan lompatan legendaris dari satu gedung ke gedung lain membuat penonton Barat tercengang oleh apa yang bisa dilakukan manusia tanpa CGI.

 

11. Who Am I? (1998): Aksi Laga Berbalut Misteri Konspirasi

Seorang agen pasukan khusus elit kehilangan ingatannya setelah misinya disabotase dan helikopternya jatuh di pedalaman Afrika. Diselamatkan oleh suku lokal, ia dijuluki "Who Am I" karena sering meneriakkan kata-kata tersebut.

Saat ia mencoba merangkai kembali identitasnya dan kembali ke peradaban, ia menyadari bahwa ia sedang diburu oleh agen-agen korup dari organisasinya sendiri. Perjalanannya membawanya dari padang rumput Afrika hingga ke jalanan sibuk Rotterdam di Belanda.

Tayang dengan durasi 120 menit dan meraih rating IMDb 6.8/10, film ini memadukan misteri konspirasi dengan aksi memukau. Adegan klimaks di mana Jackie meluncur turun dari sisi miring gedung pencakar langit Willemswerf yang terbuat dari kaca tanpa tali pengaman adalah salah satu stunt paling mendebarkan dan gila yang pernah terekam kamera.

 

12. Shanghai Noon (2000): Membawa Kung Fu ke Era Wild West

Chon Wang, seorang Pengawal Kekaisaran Tiongkok yang canggung, melakukan perjalanan ke Nevada pada abad ke-19 untuk menyelamatkan Putri Pei Pei yang diculik. Di gurun, ia berpapasan dengan Roy O'Bannon, seorang perampok kereta api yang santai tapi penakut.

Secara tak terduga, keduanya harus bergabung untuk melawan koboi korup, suku Indian, dan pengkhianat kekaisaran. Perpaduan antara gaya bertarung Kung Fu dengan pistol dan tali lasso menciptakan adegan laga komedi yang segar di era Wild West.

Mendapat respons yang sangat positif dari para kritikus, film ini memutarbalikkan klise film koboi konvensional. Chemistry antara Jackie Chan dan Owen Wilson sangat natural dan hangat, menjadikannya salah satu film laga komedi barat paling menyenangkan untuk ditonton ulang. Film ini memiliki durasi 110 menit dengan rating IMDb 6.6/10.

Dari kung fu klasik hingga aksi modern, semua pesona Jackie Chan bisa kamu tonton dalam satu platform. Jangan lewatkan keseruannya, nonton sekarang di CATCHPLAY+  dan pilih paket hemat favoritmu.

Era Modern & Eksplorasi Peran Dramatis (2000-an - Sekarang)

Memasuki fase matang dalam kariernya, Jackie Chan membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar "pelawak laga". Di era modern ini, ia tidak segan mengambil peran-peran yang menguras emosi, berkarakter gelap, dan menampilkan sisi manusiawi yang rapuh. Akting dramatisnya di sini dijamin akan membuat Anda terkejut sekaligus kagum.

 

13. New Police Story (2004): Sisi Gelap dan Emosional Sang Inspektur

Inspektur Chan Kwok-Wing jatuh ke dalam jurang alkoholisme setelah seluruh anggota timnya dibantai secara sadis oleh sekelompok anak muda kaya raya yang menjadikan perburuan polisi sebagai game survival.

Seorang petugas polisi muda yang penuh semangat datang untuk menarik Chan keluar dari keterpurukannya. Dengan enggan, Chan harus menghadapi trauma masa lalunya dan kembali ke jalanan untuk menghentikan geng psikopat tersebut sebelum mereka memakan korban lagi.

Menghadirkan durasi 123 menit, film ini memperoleh rating IMDb 6.9/10 dan sesuai untuk penonton usia 17+. Film ini merupakan pergeseran drastis menuju tema yang lebih gelap dan serius. Penampilan Jackie Chan yang penuh air mata dan rasa bersalah mendapat banyak pujian, membuktikan bahwa ia bukan sekadar pelawak laga, melainkan aktor dramatis yang mumpuni.

 

14. The Foreigner (2017): Balas Dendam Seorang Ayah yang Kelam

Quan, seorang pemilik restoran ramah di London, kehilangan putri satu-satunya dalam sebuah serangan bom teroris oleh faksi IRA. Ketika pihak berwenang menolak memberikan nama-nama pelaku, Quan mengambil tindakan sendiri.

Meninggalkan senyum khasnya, Quan yang ternyata mantan pasukan khusus mulai memburu para pejabat yang terlibat, termasuk menteri pemerintahan Irlandia Utara. Ia menggunakan taktik gerilya, bahan peledak rakitan, dan intimidasi psikologis dalam pencariannya yang dingin.

Menghadirkan durasi 113 menit, film ini memperoleh rating IMDb 7.0/10 dan sesuai untuk penonton usia 17+. Film ini menandai salah satu penampilan paling berani dan muram dalam karier Jackie Chan. Berhadapan dengan Pierce Brosnan, ketegangan politik dan aksi balas dendam ala Taken ini mengejutkan kritikus karena kualitas naskahnya dan akting Jackie yang penuh kesedihan mendalam.

 

15. The Karate Kid (2010):  Menjadi Guru Bijak bagi Generasi Baru

Dre Parker yang berusia 12 tahun kesulitan beradaptasi setelah pindah ke Beijing dan menjadi target bullying sekelompok anak yang mahir Kung Fu. Ia diselamatkan oleh Mr. Han, seorang petugas pemeliharaan apartemen yang diam-diam adalah seorang ahli bela diri.

The Karate Kid

Mr. Han setuju untuk melatih Dre, bukan untuk membalas dendam, melainkan untuk mengajarkan disiplin, kedamaian, dan cara bangkit ketika terjatuh. Lewat latihan unik menggunakan jaket, hubungan guru dan murid ini berkembang menjadi ikatan keluarga yang menyembuhkan luka masa lalu mereka berdua.

Film ini memiliki durasi 140 menit dengan rating IMDb 6.2/10 serta klasifikasi usia 7+ (Bimbingan Orang Tua). Meskipun sebuah remake, film ini meraih sukses besar di box office global. Penampilan Jackie Chan sebagai Mr. Han yang pendiam, bijak, dan membawa kesedihan masa lalu memberikan bobot emosional yang luar biasa, menyentuh hati penonton dari berbagai generasi.

Kamu penggemar film legendaris Karate Kid? Baca kisah selengkapnya di Karate Kid Legends 2025: Jackie Chan & Ralph Macchio Bersatu

 

Daftar Film Jackie Chan Terbaru (Update 2026)

Sebagai aktor yang tak kenal lelah, di usianya yang sudah matang Jackie Chan terus berkarya dan menghibur penggemarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, ia merilis berbagai judul yang memadukan nostalgia dengan teknologi modern. Berikut adalah beberapa rilis terbarunya yang wajib kamu ikuti:

Ride On (2023) : Film ini seperti surat cinta untuk para Stuntman. dimana Jackie berperan sebagai Lao Luo, seorang mantan stuntman atau pemeran pengganti tua yang hidup miskin dan berusaha keras menyelamatkan kuda kesayangannya dari penyitaan. Film ini sangat menguras air mata karena jalan ceritanya seolah merefleksikan dedikasi, cedera, dan perjalanan hidup nyata Jackie Chan di industri film laga.

Hidden Strike (2023) : film ini memanjakan penonton dengan genre aksi komedi buddy-cop, Jackie kali ini berduet dengan bintang Hollywood sekaligus mantan pemain WWE “John Cena”. Keduanya berperan sebagai mantan tentara pasukan khusus yang saling tidak akur, namun harus bekerja sama mengawal warga sipil melintasi jalanan paling berbahaya di Baghdad yang dipenuhi baku tembak dan ledakan masif.

Hidden Strike

A Legend (2024) : Berperan sebagai sekuel spiritual dari film blockbuster The Myth (2005), film ini kembali membawa Jackie ke dalam petualangan fantasi arkeologi. Menggunakan teknologi de aging yang membuat wajah aktor terlihat muda dengan CGI, film ini memadukan eksplorasi artefak di masa modern dengan pertarungan kolosal zaman kekaisaran masa lalu.

Karate Kid: Legends (2025) : Ini adalah proyek kolaborasi global yang paling ditunggu-tunggu! Jackie Chan kembali memerankan sosok guru bijak bernama Mr. Han dari film Karate Kid 2010, dan untuk pertama kalinya beradu akting dengan Ralph Macchio yang diperankan Daniel LaRusso dari film Karate Kid 1984. Film ini menjadi jembatan nostalgia sempurna yang menyatukan dua semesta franchise legendaris tersebut.

Karate Kid: Legends

Sudah tahu daftar film terbaik Jackie Chan? Saatnya kamu menikmati aksi legendarisnya yang penuh humor dan stunt ikonik. Streaming sekarang di CATCHPLAY+, dengan paket mulai dari Rp16.500/bulan.

 

4 Panduan Menonton: Film Jackie Chan Terbaik Mana yang Cocok Untuk Kamu Malam Ini?

Masih bingung harus mulai dari mana? Sesuaikan pilihan dengan mood menonton kamu hari ini:

Jika kamu Ingin Tertawa Lepas: Rush Hour 3, Shanghai Noon, Wheels on Meals.

Jika kamu Suka Seni Bela Diri Tradisional: Drunken Master II, Snake in the Eagle's Shadow.

Jika kamu Ingin Melihat Stunt Paling Gila: Police Story, Project A, Armour of God.

Jika kamu Ingin Cerita yang Menguras Air Mata: The Foreigner, New Police Story, The Karate Kid.

Baca perjuangan lengkap Jackie Chan di dunia akting: Jackie Chan (I): Oscar, setelah 200 Film & Banyak Patah Tulang!

 

Ingin nonton film Film Jackie Chan lengkap Sub Indo? Salah satu pilihan terbaik adalah melalui CATCHPLAY+, platform streaming yang menawarkan fleksibilitas dan harga terjangkau!

Kenapa pilih CATCHPLAY+?

  • Fleksibel: Bisa langganan bulanan, atau cukup sewa satu film saja lewat fitur single rental cocok buat kamu yang cuma ingin nonton satu film tanpa komitmen!
  • Harga Terjangkau: Mulai dari hanya Rp16.500 per bulan. Bisa dapat harga lebih murah juga jika berlangganan tahunan!
  • Update Cepat: CATCHPLAY+ dikenal sebagai salah satu platform tercepat yang menghadirkan film baru dari bioskop ke layanan streaming, terutama lewat opsi single rental.
  • Kualitas Waktu Bersama: Jadikan momen menonton film sebagai waktu berkualitas bersama keluarga atau orang terdekat, tanpa harus keluar rumah!
     

Klik di sini untuk langsung nonton Film Film Jackie Chan​​​​​​​  Lengkap Sub Indo >> CATCHPLAY+