Cacing alaska
by Cacing alaska

Sicario: Day of the Soldado
Sicario: Day of the Soldado adalah sekuel dari film Sicario (2015) yang meraih kesuksesan besar. Sekuel ini membawa kita kembali ke perang di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko, tapi kali ini misinya jauh lebih kotor. Tanpa kehadiran agen FBI idealis Kate Macer, kita ditinggalkan bersama dua agen operasional yang tak ragu menghalalkan segala cara, yaitu Matt Graver dan Alejandro Gillick.

Apakah sekuel ini mampu menyamai kualitas luar biasa dari film pertamanya? Jika kamu sedang mencari panduan lengkap sebelum menonton atau ingin memahami ending yang terasa membingungkan, kamu sudah berada di tempat yang tepat. Yuk, kita kupas film ini secara menyeluruh!

Profil Singkat Film Sicario: Day of the Soldado

Sicario: Day of the Soldado merupakan film aksi-thriller kejahatan. Film ini menceritakan taktik kotor CIA dalam memicu perang saudara antar kartel narkoba Meksiko. Disutradarai oleh Stefano Sollima dan ditulis oleh Taylor Sheridan, film ini menyoroti dunia politik bawah tanah di mana garis antara penegak hukum dan penjahat sepenuhnya memudar.

Film Sicario: Day of the Soldado memiliki rating IMDb 7.1/10 dengan durasi 2 jam 2 menit, dan dirilis di Indonesia pada 27 Juni 2018. Dengan rating usia 17+, film ini menyajikan cerita penuh ketegangan yang sarat aksi brutal dan konflik moral, sehingga lebih cocok untuk penonton dewasa yang menyukai genre thriller kriminal yang intens.


Mau nonton film Sicario: Day of the Soldado? Cek aplikasi yang bisa digunakan >> 12 Aplikasi Nonton Film Gratis: Platform Legal & Terbaik

Sinopsis Sicario: Day of the Soldado

Sicario: Day of the Soldado merupakan film aksi-thriller tahun 2018 yang menceritakan upaya kotor CIA dalam memicu perang antar kartel narkoba Meksiko. Perang ini dipicu oleh dugaan keterlibatan kartel dalam menyelundupkan teroris ke Amerika Serikat. Film ini menyoroti dunia politik dan tipuannya dengan apik. Berikut adalah kronologi misinya:

Awal Mula Teror dan Konspirasi CIA

Kisah bermula dari tragedi bom bunuh diri di sebuah supermarket di Kansas City yang menewaskan banyak warga sipil. Pemerintah AS meyakini bahwa teroris tersebut diselundupkan melintasi perbatasan oleh kartel Meksiko. Merespons hal ini, Menteri Pertahanan AS memberikan wewenang penuh dan rahasia kepada agen CIA yakni Matt Graver, untuk melakukan tindakan ekstrem yang memicu perang saudara antar kartel.

Misi Rahasia: Penculikan Isabel Reyes

Dalam misinya, Matt merekrut kembali Alejandro Gillick, mantan jaksa Kolombia yang kini menjadi sicario sang pembunuh bayaran mematikan. Rencana mereka sangat rapi, yakni menculik Isabel Reyes, putri dari gembong kartel Carlos Reyes, seorang pria yang memerintahkan pembunuhan keluarga Alejandro di masa lalu. Dengan menyamar sebagai kartel saingan, mereka berharap penculikan ini akan menyulut pertumpahan darah besar-besaran di dunia bawah tanah.


[Spoiler] Pengkhianatan di Gurun Meksiko

Rencana berantakan ketika konvoi CIA diserang oleh polisi federal Meksiko yang ternyata telah disuap oleh kartel. Setelah baku tembak mematikan, pemerintah AS tiba-tiba mencabut dukungan mereka karena ternyata teroris di Kansas City adalah warga negara AS, bukan selundupan kartel. Matt diperintahkan untuk membersihkan semua jejak, termasuk membunuh Isabel. Namun, Alejandro menolak perintah tersebut dan memilih kabur melintasi gurun yang gersang demi melindungi gadis yang ayahnya adalah musuh bebuyutannya sendiri.

Tonton keseruan film Sicario: Day of the Soldado sekarang di CATCHPLAY+ dan rasakan sendiri ketegangan ceritanya!

4 Daftar Pemeran Utama Sicario: Day of the Soldado

Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor berbakat yang berhasil menghidupkan setiap karakter dengan kuat. Penampilan mereka turut memperkuat intensitas cerita dan membuat film terasa lebih nyata.

Benicio Del Toro kembali memerankan Alejandro dengan sangat dingin namun menyimpan luka mendalam. Di film ini, sisi kemanusiaan Alejandro diuji saat ia harus melindungi anak dari pria yang membantai keluarganya. Del Toro membawakan peran ini dengan minim dialog, namun ekspresi dan bahasa tubuhnya berbicara sangat lantang.

Josh Brolin tampil memukau sebagai Matt Graver, agen CIA manipulatif yang tak kenal ampun. Ia memakai sandal jepit crocs di ruang interogasi, menunjukkan betapa santai dan arogannya dia di tengah kekacauan militer. Brolin mengeksekusi karakter paman sam yang "kotor" ini dengan sempurna.

  • Isabela Merced sebagai Isabel Reyes

Isabela Merced berperan sebagai Isabel Reyes, yakni putri remaja dari bos kartel yang diculik oleh agen CIA. Performa Isabela sangat meyakinkan, menampilkan transformasi emosional dari seorang anak manja kartel yang arogan menjadi korban trauma yang harus bertahan hidup di kerasnya gurun Meksiko.

  • Elijah Rodriguez sebagai Miguel Hernández

Elijah Rodriguez yang berperan sebagai seorang remaja Meksiko-Amerika yang terseret ke dalam dunia gelap penyelundupan manusia. Perannya sebagai Miguel berfungsi sebagai cermin nyata bagaimana kartel merekrut anak-anak muda yang rentan. Lintasan cerita Miguel pada akhirnya bersinggungan langsung dengan nasib Alejandro di babak akhir yang sangat mengejutkan.
 

Mengapa Emily Blunt Tidak Tampil di Sicario: Day of the Soldado?

Banyak penonton mencari sosok Kate Macer atau Emily Blunt. Penulis naskah Taylor Sheridan menjelaskan bahwa absennya Emily Blunt adalah keputusan kreatif. Kisah Kate Macer dianggap sudah selesai di film pertama. Melibatkan karakter idealis seperti Kate dalam misi yang 100% ilegal dan amoral di sekuel ini dinilai tidak masuk akal dan hanya akan merusak karakternya.


Jangan lewatkan aksi intens aktor papan atas di film Sicario: Day of the Soldado. Streaming film ini di CATCHPLAY+  sekarang juga!

Review Kelebihan dan Kekurangan Film Sicario: Day of the Soldado

Sebagai sekuel dari film Sicario (2015) yang meraih nominasi Oscar, Sicario: Day of the Soldado (2018) memikul beban yang sangat berat. Film sekuel ini cocok ditonton untuk kamu pecinta aksi militer yang intens, tapi mungkin terasa kurang memuaskan bagi kamu yang mencari kedalaman cerita.

Kelebihan film Sicario Day of the Soldado: Aksi Taktis dan Sinematografi Realistis

Stefano Sollima sebagai sutradara berhasil menjaga pacing ketegangan yang diwariskan oleh Denis Villeneuve, sutradara dari Sicario (2015) . Adegan penyergapan di jalan berdebu Meksiko dieksekusi dengan sangat realistis. Suara tembakan terdengar sangat nyata. Musik latar yang digunakan juga sukses menjaga atmosfer creepy dan intense sepanjang film.

Kekurangan film Sicario Day of the Soldado: Tanpa Denis Villeneuve, Plot Terasa Menggantung

Meski aksinya memukau, film ini terasa kehilangan moralitas. Di film pertama, kita melihat kekejaman dunia kartel melalui kacamata Kate Macer yang shock dan denial. Di sekuel ini, karena semua karakternya pada dasarnya adalah "orang jahat", penonton kehilangan pijakan empati. Selain itu, sepertiga akhir film terasa terburu-buru dan terkesan hanya berfungsi sebagai jembatan set-up untuk film ketiga.


Baca juga: 17 Film Thriller Korea Terbaik yang Wajib Ditonton

3 Penjelasan Ending Sicario: Day of the Soldado

Banyak penonton merasa bingung dengan 20 menit terakhir film ini. Berikut penjelasannya supaya kamu paham apa yang sebenarnya terjadi.

Bagaimana Alejandro Bisa Bertahan Hidup?

Dalam adegan yang sangat mengejutkan, Alejandro ditembak dari jarak dekat oleh Miguel, seorang remaja penyelundup di tengah padang pasir, dan ditinggalkan mati. Namun, Alejandro selamat. Bagaimana bisa? Tembakan itu mengenai pipi/rahangnya dan tembus ke sisi lain tanpa mengenai otak atau arteri vital. Meski lukanya sangat parah dan ia kehilangan banyak darah, itu bukan tembakan yang mematikan secara instan.

Keputusan Matt Graver Menyelamatkan Isabel

Setelah melacak konvoi kartel dan mengeksekusi mereka termasuk membunuh rekan-rekan Miguel, Matt menemukan Isabel. Alih-alih membunuhnya sesuai perintah CIA untuk membersihkan jejak, Matt memasukkan Isabel ke dalam helikopter dan memasukkannya ke program Perlindungan Saksi. Ini menunjukkan bahwa sedingin apa pun Matt, ia masih memiliki sisa-sisa hati nurani ketika berhadapan dengan anak-anak tak berdosa.

Makna Adegan Penutup: Lahirnya 'Sicario' Baru

Satu tahun kemudian, Miguel yang kabur ke AS berada di sebuah mall. Ia didekati oleh Alejandro yang kini memiliki bekas luka di wajahnya. Alejandro bertanya kepada Miguel, "Jadi, kau ingin menjadi seorang Sicario?" sambil menutup pintu.

Adegan ini mengisyaratkan bahwa Alejandro akan merekrut Miguel. Miguel telah membuktikan bahwa ia mampu menembak seseorang tanpa ragu, namun ia juga dibuang oleh kartelnya sendiri. Alejandro melihat potensi Miguel sebagai senjata baru untuk balas dendamnya di masa depan.

Penasaran dengan ending film Sicario: Day of the Soldado? Saksikan langsung full movie sub Indo di CATCHPLAY+!

Apakah Perlu Nonton Sicario (2015) Dulu?

Menonton film sicario terlebih dahulu sangat disarankan, tetapi tidak diwajibkan. Sicario: Day of the Soldado dirancang untuk bisa berdiri sendiri sebagai film aksi-misi dengan konflik baru. Namun, jika kamu ingin memahami kedalaman karakter, mengapa Alejandro sangat membenci gembong kartel Carlos Reyes, dan bagaimana dinamika hubungan gelap antara dirinya dan Matt Graver bermula, menonton film Sicario akan memberikan konteks emosional yang jauh lebih kaya dan memuaskan.


Masa Depan Serial: Apakah Akan Ada Sicario 3?

Melihat ending yang menggantung, jelas bahwa Sicario akan menjadi trilogi. Proyek film ketiga yang kabarnya berjudul Sicario: Capos telah dikonfirmasi sedang dalam tahap pengembangan oleh produser Trent Luckinbill. Ada desas-desus kuat bahwa sutradara Denis Villeneuve dan aktris Emily Blunt akan kembali untuk merampungkan trilogi ini, menyatukan kembali trio Matt, Alejandro, dan Kate. Namun, hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggal rilis resmi karena kendala naskah dan jadwal para aktor.

Kalau kamu menyukai ketegangan dalam film ini, jangan lewatkan juga rekomendasi 25 Film Thriller Terbaik Lengkap dengan Sinopsis yang siap memacu adrenalin.

Nonton Film Sicario: Day of the Soldado di CATCHPLAY+ Mudah dan Murah

Ingin menonton Sicario: Day of the Soldado dan film aksi sub indo lainnya? Salah satu pilihan terbaik adalah melalui CATCHPLAY+, platform streaming yang menawarkan fleksibilitas dan harga terjangkau!

Kenapa pilih CATCHPLAY+?

  • Fleksibel: Bisa langganan bulanan, atau cukup sewa satu film saja lewat fitur single rental. Cocok buat kamu yang cuma ingin nonton tanpa komitmen panjang!
  • Harga Terjangkau: Mulai dari hanya Rp16.500 per bulan. Bahkan kalau kamu  berlangganan tahunan, kamu bisa dapat harga lebih murah dari secangkir kopi!
  • Update Cepat: CATCHPLAY+ dikenal sebagai salah satu platform tercepat yang menghadirkan film baru dari bioskop ke layanan streaming.
  • Kualitas Waktu Bersama: Jadikan momen menonton film aksi favorit sebagai waktu berkualitas, dengan kualitas gambar jernih dan subtitle Indonesia yang akurat.

Klik di sini untuk langsung mulai nonton Film Sicario: Day of the Soldado Lengkap Sub Indo >> CATCHPLAY+!