wiseguy
by wiseguy

The Goldfinch pastilah film juara. Berdasar peraih Penghargaan Pulitzer untuk Novel 2014 dari pengarang brilian yang misterius, film ini berpotensi gaet nominasi di banyak festival tahun ini. Atau, memenangi hati pembaca novel dan penggila film!

Aneurin Barnard and Ansel Elgort in The Goldfinch (2019)

Tepat hari ini 18 tahun lalu, dunia diguncang runtuhnya menara kembar World Trade Center di New York City. Para teroris membajak dua pesawat komersial dan menabrakkan ke dua menara itu, yang runtuh hanya dalam dua jam. Jadi, tepat sekali jika kita bicara The Goldfinch, film berdasar novel tentang nasib bocah korban terorisme, yang tayang di bioskop tanah air pada 11 September ini.

Nama sutradara John Crowley yang mengusung para pemeran Nicole KidmanJeffrey WrightSarah Paulson, serta Ansel Elgort diharapkan bisa bikin film ini ditunggu banyak orang. Jadi mari kita simak berbagai sisi unik film ini!

 

Berawal dari novel juara karya penulis misterius!

The Goldfinch adalah novel istimewa. Terbit pada 2013, novel ini langsung masuk daftar The New York Times Best Sellers selama 30 minggu. Pada 2014, buku ini meraih The Pulitzer Prize for Novel. Pulitzer adalah penghargaan tertinggi di Amerika Serikat untuk bidang media dan seni (surat kabar, majalah dan jurnalisme online, sastra dan komposisi musik). Tak heran, harapan amat besar diemban novel ini saat diadaptasi jadi film.

The Goldfinch

Sementara itu, media menyebut Donna Tartt sang novelis, sebagai “jenius sastra misterius”. Ia dijuluki demikian karena karya-karyanya dinilai luar biasa, tapi pribadinya tertutup. Donna hanya tampil di publik di acara peluncuran bukunya, memberi wawancara singkat tentang karyanya, bukan kehidupan pribadinya. Selebihnya ia menyepi dan tak terjangkau publik. Novel debutnya The Secret History (1992) menjadi bestseller, mengisahkan sekelompok mahasiswa yang mengungkap misteri pembunuhan. Pada 2014, Time memasukkan nama Donna Tartt sebagai satu dari “100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia.”

Jika penggemar buku Harry Potter menyebut diri mereka Potterheads. Penggemar novel The Goldfinch? Mereka menamakan diri sebagai Finchheads! Jumlahnya yang makin lama makin banyak di seluruh dunia, membuat adaptasi The Goldfinch selama beberapa tahun ini juga amat ditunggu pengemar!

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2

Lalu, apa hebatnya film ini selain berdasar pada buku juara? Sutradara pembesutnya adalah John Crowley. Film terakhirnya, Brooklyn (2015) juga diadaptasi dari buku, gaet tiga nominasi Oscar amat prestisius: Skenario Adaptasi, Aktris Terbaik untuk Saoirse Ronan, dan Film Terbaik. Sementara itu, The Goldfinchdibintangi aktris pemenang Oscar, Nicole Kidman, aktor dan aktris Jeffrey Wright dan Sarah Paulson, serta aktor muda yang tampil memukau dalam Baby Driver(2017) dan kini jadi rebutan sutradara, Ansel Elgort.

Julianne Moore menolak bergabung film ini untuk peran ibu Theo, sementara Ralph Fiennes dan Liam Neeson menolak peran Hobie.

 

The Goldfinch kisahkan anak korban bom teroris

The Goldfinch kisahkan, dalam kunjungannya ke Metropolitan Museum of Art untuk melihat pameran karya-karya seniman Belanda, Theo, 13 tahun (diperani Oakes Fegley), kehilangan ibunya saat bom teroris meledak. Dalam kepanikan, bocah itu memasukkan “The Goldfinch,” lukisan kecil favorit ibunya, ke dalam tas punggungnya agar tetap aman. Nasib kemudian membuatnya diadopsi keluarga Barbours yang kaya raya (diperani Nicole Kidman dan Boyd Gaines), di New York City. Namun, saat ayahnya yang kacau, Larry (Luke Wilson), dan pacar barunya, Xandra (Sarah Paulson) muncul, Theo dibawa pergi ke Las Vegas. Theo akhirnya kecanduan alkohol dan narkoba.

Selama bertahun-tahun, Theo terobsesi mengembalikan lukisan itu, tetapi kuatir didakwa sebagai pencuri. Theo dewasa (yang diperani Ansel Elgort), saat kembali ke New York, mendapati kenyataan mengerikan. Seseorang mengancam akan menghancurkannya jika ia tak menyerahkan lukisan itu!

Siapa mengancam Theo? Di mana anak muda ini menyimpan “The Goldfinch,” lukisan kecil bergambar burung itu?

Tampaknya, media menilai berbeda The Goldfinch, yang merupakan produksi Amazon dan Warner Bros ini. Sebagian memuji sebagai “novel kesayangan yang diadaptasi jadi film yang pasti disuka.” Sementara yang lain menyebut “lebih indah bukunya.” Tapi apa pun itu, The Goldfinch sungguh film wajib tonton tahun ini!