Dark Knight
by Dark Knight

Nonton film bertema sport bisa menggugah semangat berkompetisi, lho! Di tengah meriah pesta olah raga terbesar Asian Games di negeri ini, kami pilih biopik para atlet terkenal yang layak Anda tonton.

Jutaan pasang mata dan ribuan lensa kamera kini sedang difokuskan ke Jakarta dan Palembang. Saatnya tiba, Indonesia jadi tuan rumah Asian Games, ajang pertandingan olah raga se-Asia. Tahun ini berslogankan “Energy of Asia,” perhelatan empat tahunan sekali ini juga ditandai hadirnya cabang eSports dan Polo Kano, sebagai demo untuk dipertandingkan pada 2022.

Media telah banyak mengabarkan obor dengan api abadi, yang dimulai dari Stadion Nasional Major Dhyan Chand di New Delhi, India, masuk ke Indonesia melewati sejumlah kota hingga akhirnya tiba di Jakarta.

Lima biopik bertema olah raga ini dijamin mampu menyengat nyali dan menggugah spirit Anda!

 

Bleed for This (2016)

Inilah kisah nyata perjuangan petinju terkenal Vinny Pazienza pada tahun 80-an. Berpotensi jadi juara tinju di dunia dengan memenangkan seluruh pertandingan yang dijalaninya, Vinny mengalami kecelakaan yang hampir renggut nyawanya. Dokter memvonisnya tak mampu bertinju lagi dan harus memakai penyangga tulang untuk proses penyembuhan. Dengan semangat pantang menorah, Vinny berlatih dan kembali naik ring tinju. Dan ia berhasil!  Juara tinju IBF 1987 pun diraihnya. Disutradarai Ben Younger, dibintangi Miles Teller, Aaron Eckhart dan Ciarán Hinds, inilah film yang sayang untuk dilewatkan!

Bleed for This

Foxcatcher (2014)

Dinominasi untuk lima kategori Penghargaan Oscar, Foxcatcher mengadaptasi kisah anggota keluarga milyader E.I. du Pont. Mereka adalah John E. du Pont, penggila gulat, yang merekrut pegulat peraih emas Olimpiade Amerika 1984, Mark Schultz, serta abangnya David sebagai pelatih.  Dikisahkan, Mark dan David yang giat berlatih untuk jadi yang terbaik sesungguhnya demi memenuhi kebutuhan hidup. Saat John Du Pont menawarkan fasilitas gulat, hidup mereka mulai berubah. Sayangnya, kehidupan mereka yang baru ini mengundang sejumlah masalah. Disutradarai Bennett Miller, saksikan akting hebat Channing Tatum, Steve Carell, Mark Ruffalo dan Sienna Miller.

Foxcatcher

Rush (2013)

Dari arena balap mobil, ikuti kisah persaingan dua pebalap F1 legendaris besutan sutradara peraih dua Oscar, Ron Howard. Persaingan panas terjadi di kejuaraan Dunia F1 1976 antara James Hunt dan Niki Lauda yang diperankan secara luar biasa oleh Chris Hemsworth dan Daniel Brühl. Awalnya mereka bersaing ketat dan terpercik api permusuhan. Seiring waktu, keduanya memiliki semangat berjuang yang sama besar dan mulai saling menghormati satu dengan yang lainnya. Mirip lagu tema Asian Games berjudul Meraih Bintang, menang atau kalah, tak perlu kecewa. Yang penting tetap sportif!

Rush

Moneyball (2011)

Sutradara Bennett Miller kembali garap biopik, kali ini di cabang baseball. Moneyball diadaptasi dari buku nonfiksi karya Michael Lewis tahun 2003 berjudul sama, yang mengisahkan tim baseball Oakland Athletics dan manajer tim Billy Beane yang bertekad membentuk tim yang kompetitif. Diperani Brad Pitt, sang manajer bersama dengan asistennya Peter Brand (Jonah Hill) berjuang merekrut pemain hebat namun hanya punya sedikit waktu dan bujet terbatas. Film hebat yang dinominasi dalam enam Oscar.

 

Remember the Titans (2000)

Berlatar 1971, sutradara Boaz Yakin membawa Denzel Washington dalam kisah nyata saat Amerika dihadapkan pada isu perbedaan ras yang panas. SMA T. C. Williams di Alexandria, Virgina, memutuskan untuk menggunakan jasa pelatih berkulit hitam, Herman Boone. Sayangnya, keputusan ini mengundang kemarahan masyarakat setempat. Boone tetap teguh, meski menghadapi ancaman dan teror dan membawa kesuksesan bagi tim tersebut.