wiseguy
by wiseguy

Berenang di laut dan diserang hiu? Ini bukan sekadar kisah nyata yang kita temui di National Geographic atau Animal Planet. Waralaba Jaws karya Steven Spielberg pasti terinspirasi kisah seperti ini. Atau yang terbaru dari waralaba Deep Blue Sea yang begitu menegangkan itu!

Bicara soal film di mana raksasa mengejar-ngejar manusia, mau tak mau kita akan menyebut Jaws. Film besutan Steven Spielberg ini menjadi tonggak film pertarungan manusia lawan hiu. Raih tiga Oscar dan Golden Globe, di tahun 1976, film ini juga tetap jadi tontonan wajib hingga saat ini. Setelah itu terciptalah film macam ini.

Sementara waralaba terbaru dari Deep Blue Sea, yang kini memasuki sekuel ke-3, menambah daftar film teror di laut yang wajib tonton. Siap diteror monster laut?

 

Dari waralaba Deep Blue Sea (1999-2020)

Tegangnya teror di laut bisa kita rasakan lewat kisah sekelompok ilmuwan yang ingin menemukan obat penyakit alzheimer dengan meneliti ikan hiu dalam Deep Blue Sea (dibintangi Samuel L. Jackson). Kemudian, film pertamnya itu berlanjut dengan Deep Blue Sea 2, kisahkan dua peneliti yang menghidupkan kembali ke pusat penelitian, yang di dalamnya ternyata masih hidup lima hiu besar yang siap memangsa. 

Deep Blue Sea 3

Waralaba ini kini dilanjutkan dengan sekuel terbaru yang tak kalah heboh dan menegangkan, Deep Blue Sea 3Dibintangi Tania Raymonde yang berperan sebagai pakar biologi kelautan, bsersama timnya, ia mempelajari efek perubahan iklim pada hiu putih besar di Little Happy, pulau kecil yang ditinggalkan. Bersama dua penduduk terakhir dari desa yang nyaris hancur ini, mereka berperang demi bertahan hidup gegara kedatangan hiu banteng pelarian yang ditinggalkan dari Deep Blue Sea 2 oleh tim ilmiah pimpinan mantan Emma, Richard (Nathaniel Buzolic). Disutradarai John Pogue, versi sekuelnya ini dijamin bikin degub jantungmu berdenyut lebih cepat! Tonton Deep Blue Sea 3 yang kini tayang di CATCHPLAY+ mulai 11 Agustus 2020!

 

The Meg (2018)

The Meg

Satu lagi film aksi seru lawan ikan hiu raksasa hadir. The Meg adalah film adaptasi novel karya Steve Alten yang dibintangi Jason Statham, Rainn Wilson dan Cliff Curtis. Turut bergabung di sini aktris berkebangsaan Cina Bingbing Li, yang tentunya pernah kita lihat aksinya bersama Mark Wahlberg, Nicola Peltz dan Jack Reynor dalam Transformers: Age of Extinction. Sementara aktris yang sedang naik daun Ruby Rose, setelah tampil tangguh dalam John Wick: Chapter 2 bareng Keanu Reeves dan xXx: The Return of Xander Cage bersama Vin Diesel juga turut gabung. Dan jangan lupakan kehadiran Winston Chao, aktor kebanggaan Taiwan yang terkenal sejak The Wedding Banquet besutan sutradara Ang Lee.

Kisahnya tentang munculnya Hiu raksasa dari jaman kuno, Megalodon, yang seharusnya sudah punah. Para peneliti dikerahkan untuk mengatasi keadaan dan menghentikan teror ini. Penuh aksi kejar-kejaran menegangkan dan Jason Statham… tetap jadi seorang Jason Statham, jagoan yang selalu pegang kendali dalam film.

 

Waralaba 47 Meters Down (2017-2019) 

47 Meters Down

Sukses 47 Meters Down (2017) akhirnya membuat film ini jadi waralaba, dengan dirilisnya 47 Meters Down: Uncaged (2019) yang kisahkan empat cewek yang menghadapi para hiu kejam.

Belum nonton film pertamanya? Ini akan menyegarkan ingatanmu! Dibintangi Mandy Moore dan Claire Holt sebagai kakak adik yang berlibur ke pantai Meksiko. Mereka mencoba hiburan wisata ekstrim: menyelam dalam kerangkeng di area laut yang dipenuhi ikan hiu. Ketika hiu mulai terlihat makin ganas dan mendekati mereka, kerangkeng mereka pun ditarik ke permukaan. Sial, talinya malah putus dan komunikasi dengan orang-orang yang bisa menyelamatkan mereka terputus. Kini keduanya harus bertahan hidup dengan jatah oksigen selama satu jam dan juga tentunya menghadapi ancaman kawanan hiu besar yang kejam. Menegangkan!

 

The Shallows (2016)

Setelah sang ibu meninggal, Nancy Adams berlibur ke sebuah pantai yang terpencil di Mexico, Nancy memilih lokasi itu karena dulu sang ibu saat sedang hamil Nancy. Ia surfing beberapa kali, sebelum akhirnya seekor hiu putih besar menabraknya hingga jatuh dari papan selancarnya dan bahkan  sempat menggigit kaki Nancy. Panik dan ketakutan, Nancy lantas berenang cepat menuju ke sebuah karang. Sementara hiu itu terus mengitari karang tempat Nancy berdiri, perempuan  ini harus mencari cara untuk mencapai pantai dan mencari pertolongan karena permukaan air lambat laun mulai naik dan akan segera menenggelamkan karang tadi. Nancy diperankan dengan menyakinkan oleh Blake Lively, istri Ryan Reynolds yang pernah main bareng Ben Affleck di The Town dan Harrison Ford dalam The Age Of Adaline.

 

In The Heart Of The Sea (2015)

Ini adalah kisah di balik Moby Dick, bagaimana penulis Herman Melville (Ben Whishaw) mengumpulkan rangkaian cerita yang akan ia tulis sebagai novel. Melville menemui Nickerson (Brendan Gleeson), salah satu awak kapal yang pernah ikut berlayar dengan kapten Owen Chase (Chris Hemsworth) di tahun 1820. Chase saat itu membawa belasan anak buah, termasuk George Pollard (Benjamin Walker), anak orang kaya yang merasa sanggup menjadi kapten kapal dan menaklukkan laut serta sang paus raksasa. 

Ridley Scott membesut film petualangan ini dengan menarik, penonton diajak bertarung hidup dan mati bukan hanya melawan sang raksasa putih, namun juga bagaimana mereka harus mampu menaklukkan diri mereka sendiri di tengah lautan yang ganas dan tanpa kompromi.  

 

Dark Tide (2012)

Kate berhenti dari pekerjaannya sebagai pakar hiu setelah krunya diserang ikan ganas itu. Dibayangi kenangan buruk, Kate sama sekali tidak pernah berpikir akan kembali ke profesi lamanya. Namun di ujung kebangkrutan, Jeff mantan pacarnya tiba-tiba muncul dengan tawaran yang menggiurkan. Bayaran yang tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ia hindari: memimpin sebuah petualangan di laut, di mana kliennya, seorang pebisnis kaya ingin bisa bercengkrama langsung dengan hiu tanpa pelindung apa pun. Halle Berry dan mantan suaminya, Olivier Martinez bertemu dan jatuh cinta saat produksi film ini. 

Dark Tide

 

The Reef (2010)

Film produksi Australia ini mengikuti kisah sekumpulan sahabat yang berlayar mengarungi lautan menuju Indonesia. Mereka mengantarkan pesanan, sebuah yacht, kepada seorang calon pembeli. Ternyata perjalanan mereka harus terhenti karena kapal itu menabrak karang. Sekarang mereka harus mengambil keputusan tetap di kapal atau berenang ke pulau terdekat. Sementara seekor hiu putih besar sedang mengitari kapal itu, menunggu saat yang tepat untuk memangsa mereka.  

 

Open Water (2003)

Berdasarkan kisah nyata tragis pasangan kekasih dari Amerika yang sedang jenuh dengan kehidupan rutin mereka dan memutuskan liburan ke Karibia. Suasana menyenangkan berubah menjadi menakutkan ketika mereka tak sengaja tertinggal saat sedang scuba-diving di tengah laut, apalagi lautan ternyata penuh ikan hiu yang sudah berenang mengelilingi pasangan tersebut. Selain ancaman hiu mereka juga harus berjuang melawan lapar, keletihan dan sengatan ubur-ubur.

Pembuat film benar-benar menggunakan kawanan ikan hiu hidup dan Lautan Atlantik dijadikan lokasi pengambilan gambar. Tapi bukan itu saja yang membuat Open Water sangat tegang. 

 

Orca (1977)

Dibintangi nama-nama besar pada masanya termasuk Richard Harris, Bo Derek dan Charlote Rampling, Orca adalah kisah dendam binatang yang sangat mencintai keluarganya. Di awal film, kita melihat sebuah keluarga killer whale alias orca, terdiri dari bapak, ibu dan anaknya berenang dengan damai di laut. Lalu kita juga diajak mengikuti Dr. Rachel Bedford (Charlotte Rampling) yang tampak tengah sibuk mengambil sampel untuk penelitiannya, sebelum ia harus bersembunyi dari intaian seekor hiu besar, yang tak lama malah nyaris memangsa anak buah kapten Nolan (Richard Harris). Beruntung, awak tadi malah diselamatkan oleh orca.

Sang kapten yang semula ingin menangkap hidup-hidup hiu ganas pun lantas berubah pikiran untuk menangkap orca. Sial, usaha tadi gagal, malah ibu dan anak orca terbunuh, dan ini membuat sang ayah orca dendam dan murka. Orca jantan tadi tak berhenti mengejar Nolan dan anak buahnya, bahkan bila sampai ke ujung dunia sekalipun, sampai dendamnya tuntas. 

 

Jaws, waralaba sukses yang dimulai oleh Steven Spielberg (1975-1987)

Jaws (1975) lain lagi ceritanya. Spielberg yang kala itu baru berusia 27 tahun rupanya terobsesi dengan novel karangan Peter Benchley dengan judul yang sama. Konon, salah satu yang bikin Spielberg penasaran karena Benchley menulis novelnya dengan riset yang mendalam. Bahkan kabarnya ia mengumpulkan semua berita yang berkaitan dengan 'monster laut' - dalam kasus ini hiu raksasa yang memangsa banyak korban sejak Juli 1916, di sepanjang pantai sepanjang 112,6 km! 

Dari karya sutradara pemenang Oscar Steven Spielberg, film ini dianggap sebagai awal blockbuster masa kini. Laris, bahkan memenangi tiga buah Oscar, dan sebuah Golden Globe untuk musik bikinan John Williams. Sukses Jaws akhirnya melahirkan waralaba, dengan dirilisnya Jaws 2 (1978) yang dibesut Jeannot Szwarc, Jaws 3-D (1983) yang disutradarai Joe Alves, dan yang terbaru Jaws: The Revenge (1987) yang disutradarai Joseph Sargent.

Jaws