wiseguy
by wiseguy

Setelah bertahun-tahun jadi penari latar Madonna, ia membetot perhatian dunia lewat Street Dance 2, Star Trek BeyondThe Mummy dan Atomic Blonde. Sofia Boutella sensasi baru Hollywood!

Beradu aksi dengan Tom Cruise dalam The Mummy (2017), Sofia Boutella makin kukuhkan diri sebagai sensasi baru Hollywood. Ia tentu saja tak disembunyikan selama 2.000 tahun seperti karakternya dalam film yang dirilis studio Universal Pictures itu. Ia memang sedang menjelma dari penari profesional menjadi aktris terkemuka!

Seri pertama Dark Universe yang didukung Russell Crow, Annabelle Wallis, Jake Johnson, dan Courtney B. Vance itu berlatar negeri Irak masa kini. Mengisahkan Nick Morton, tentara yang juga pencuri barang antik, bersama sahabatnya Chris Vail, harus mengawal arkeolog Jenny Halsey, anak buah Dr. Jekyll, yang tak lain mantan pacar Morton. Trio ini pun terlibat petualangan tak terduga dan berbahaya, dan harus hentikan pasukan mumi pimpinan Putri Ahmanet yang bangkit dari kubur. Putri inilah yang diperani Sofia.

Saat sutradara Alex Kurtzman memintanya memerani Ahmanet, Sofia termenung dan berpikir keras. "Awalnya aku takut karena baru saja bekerja dengan riasan tebal di Star Trek Beyond. The Mummy kupikir tak akan pernah bisa kulakukan," tuturnya. “Tapi, ini menarik dan indah. The Mummy layak mendapat penghormatan dengan dibuat ulang!”

Ketika panggung layar lebar menyambut gembira sang penari

Setelah bertahun-tahun jadi penari latar untuk Madonna, Sofia merambah layar perak lewat genre film dance, sesuatu yang amat dikuasainya, dalam Street Dance 2 (2012) besutan duet sutradara Max Giwa dan Dania Pasquini. Setelah perannya dalam Monsters: Dark Continent (2014), Kingsman: The Secret Service (2016), Star Trek Beyond (2016), Tiger Raid (2016) dan Jet Trash (2016) yang tergolong sukses, keberadaannya makin jadi perbincangan dunia lewat The Mummy, dan tentu saja, Atomic Blonde.

Di film yang disebut terakhir itu, Sofia berpasangan dengan Charlize Theron sebagai kekasih lesbinya. Bisa dibayangkan serunya besutan sutradara David Leitch itu ketika mempertemukan si dahsyat seksi Theron dengan si sporty Sofia dalam adegan panas yang menggoda!

Lahir di Aljazair dan dibesarkan di Paris oleh ayah yang musisi jazz dan ibu arsitek, Boutella telah belajar menari di usia 5 tahun, senam ritmik di usia 10, dan bergabung dengan tim nasional Prancis saat menginjak usia 18 tahun. Pada 1992, keluarga ini pindah dari Aljazair ke Prancis.

Pada 2007, di usia 25, ia terpilih jadi model iklan Nike, membintangi video musik Rihanna, Usher, Ne-Yo dan tentu saja Madonna. Dua kali ia menjadi penari latar di tur panjang Madonna, dan menari bersamanya di Super Bowl, yang merupakan ajang terakhirnya sebagai penari latar. Setidaknya, delapan tahun sebagai penari profesional ia jalani. Ia baru berhenti menari di usia 28.

"Dengan rendah hati, aku bisa satu layar dengan begitu banyak aktor besar di tahap ini dalam karirku," katanya dengan penuh sumringah. "Aku tak berhenti bekerja selama dua tahun terakhir. Banyak hal bergerak begitu cepat! Bekerja dengan Tom Cruise, Charlize Theron, dan aktor hebat lainnya, seperti berada di sekolah film setiap saat. Aku beruntung dan terberkati.”

“Disiplin sebagai penari memberiku banyak kesempatan sebagai aktris,” ungkap perempuan bertinggi 165 cm ini tentang rahasia suksesnya. “Saat menari, aku juga berakting.” Tapi, Sofia sejujurnya mengaku, semua tak lepas dari dorongan artistik kedua orangtuanya. “Mereka sangat artistik dan selalu mendorongku berprestasi di bidang seni di luar sekolah formal,” tambah perempuan lulusan Berklee College of Music ini.

Saksikan aksi seksi Sofia Boutella dalam Street Dance 2, Star Trek Beyond dan TThe Mummy secara streaming hanya di CATCHPLAY!