Godzilla bukan sekadar monster raksasa yang menghancurkan gedung, ia adalah ikon sinema yang telah bertahan lebih dari 70 tahun. Dengan total lebih dari 30 film yang diproduksi oleh Jepang (Toho) serta adaptasi blockbuster dari Hollywood, franchise ini memiliki alur cerita yang luas dan kadang membingungkan bagi penonton baru.

Tidak sedikit penonton yang mengira kalau semua film godzilla saling sambung-menyambung seperti Marvel Cinematik Universe (MCU). Padahal, film Godzila memiliki era dimana ceritanya sering diatur ulang dan film Godzilla memiliki berbagai versi reboot tergantung "Era" pembuatannya.
Jika Anda menonton sembarangan, Anda mungkin bingung kenapa Godzilla yang mati di satu film, tiba-tiba hidup lagi di film tahun berikutnya dengan desain yang berbeda.

Nah, kalau Anda ingin memahami sejarah sang Raja Monster secara utuh baik dari versi klasik buatan Jepang maupun versi blockbuster Hollywood. Artikel ini adalah panduan lengkap yang Anda butuhkan. Di sini, kami membedah urutan menonton berdasarkan Era (versi Jepang) dan Kronologi Cerita (versi MonsterVerse), agar Anda bisa menikmati setiap aumannya tanpa kebingungan.
Mengenal Godzilla: Sang Raja Monster dari Jepang
Godzila pertama kali dikenalkan pada tahun 1954 yang Lahir dari trauma pasca perang Jepang. Godzilla (atau Gojira) awalnya adalah metafora berjalan dari ketakutan akan senjata nuklir.
Namun seiring berjalannya waktu, karakternya berevolusi: dari mimpi buruk perusak kota, menjadi anti-hero, hingga pelindung Bumi dari ancaman alien. Memahami asal-usul ini penting agar Anda mengerti kenapa nada cerita di setiap film bisa berubah drastis kadang sangat serius, kadang penuh aksi konyol.
Daftar Lengkap Film Godzilla Versi Jepang (Produksi Toho)
Sebelum masuk ke analisis cerita, berikut adalah daftar kronologis 30 Film Live Action Resmi yang diproduksi oleh Toho Jepang dari tahun 1954 hingga sekarang. Ini adalah "kitab suci" bagi para penggemar Kaiju.
Godzilla (1954)
Godzilla Raids Again (1955)
King Kong vs. Godzilla (1962)
Mothra vs. Godzilla (1964)
Ghidorah, the Three-Headed Monster (1964)
Invasion of Astro-Monster (1965)
Ebirah, Horror of the Deep (1966)
Son of Godzilla (1967)
Destroy All Monsters (1968)
All Monsters Attack (1969)
Godzilla vs. Hedorah (1971)
Godzilla vs. Gigan (1972)
Godzilla vs. Megalon (1973)
Godzilla vs. Mechagodzilla (1974)
Terror of Mechagodzilla (1975)
The Return of Godzilla (1984)
Godzilla vs. Biollante (1989)
Godzilla vs. King Ghidorah (1991)
Godzilla vs. Mothra (1992)
Godzilla vs. Mechagodzilla II (1993)
Godzilla vs. SpaceGodzilla (1994)
Godzilla vs. Destoroyah (1995)
Godzilla 2000: Millennium (1999)
Godzilla vs. Megaguirus (2000)
Godzilla, Mothra and King Ghidorah: Giant Monsters All-Out Attack (2001)
Godzilla Against Mechagodzilla (2002)
Godzilla: Tokyo S.O.S. (2003)
Godzilla: Final Wars (2004)
Shin Godzilla (2016)
Godzilla Minus One (2023)
Klasifikasi Era Godzilla: Panduan Menonton Sesuai Cerita
Melihat daftar di atas mungkin membuat Anda pusing. "Apakah saya harus menonton dari nomor 1 sampai 30? Jawabannya: Tidak harus.
Film Godzilla Jepang dibagi menjadi 4 Era (Zaman Kekaisaran Jepang), dan setiap Era memiliki kontinuitas ceritanya sendiri. Berikut panduannya:
1. Era Showa (1954–1975)
Film Godzila dari No. 1 s/d 15 Ini adalah era klasik. Dimulai dengan judul Godzila (1954) yang bernada horor kelam sebagai metafora bom nuklir, namun perlahan berubah menjadi film aksi anak-anak di tahun 60-an dan 70-an di mana Godzilla menjadi pahlawan pembela bumi.
Pada Era Showa urutan Film yang wajib di tonton adalah Godzilla (1954), Mothra vs. Godzilla (1964), dan Godzilla vs. Mechagodzilla (1974).
2. Era Heisei (1984–1995)
Era Selanjutnya dimulai dari judul film No. 16 s/d 22 Ini adalah era Reboot Pertama. Era Heisei mengabaikan semua film Showa (kecuali film 1954). Cerita di era ini sangat bersambung. Godzilla kembali menjadi monster jahat atau perusak dan bermutasi menjadi semakin kuat. Ada alur cerita manusia yang berkelanjutan tentang teknologi anti-Godzilla.
Pada era Heisei urutan film yang wajib ditonton dimulai dari The Return of Godzilla (1984) sampai kematiannya yang emosional di Godzilla vs. Destoroyah (1995).
3. Era Millennium (1999–2004)
Era Film selanjutnya dimulai dari judul film No. 23 s/d 28. Era ini adalah Era Antologi. Artinya, hampir setiap film adalah cerita yang berdiri sendiri (standalone) dan tidak nyambung satu sama lain. Mayoritas film di era ini mengabaikan kejadian masa lalu dan hanya mengakui film 1954 sebagai backstory.
Namun ada pengecualian pada film Godzilla: Tokyo S.O.S (2003) yang merupakan sekuel langsung dari Godzilla Against Mechagodzilla (2002). Sisanya bebas bisa ditonton acak.
4. Era Reiwa (2016–Sekarang)
Era Film Godzilla terakhir dimulai dari judul film No. 29 & 30. Dimana ini merupakan Era kebangkitan modern dengan kualitas sinematik tinggi.
Pada film Shin Godzilla (2016) merupakan Reboot total. Dimana menampilkan birokrasi Jepang yang panik menghadapi bencana monster yang terus berevolusi.
Sedangkan pada film Godzilla Minus One (2023): Mengambil setting mundur ke tahun 1945 (setelah Perang Dunia II). Film ini berdiri sendiri dan dipuji sebagai salah satu film Godzilla dengan cerita manusia terbaik.
Urutan Film Godzilla Versi Hollywood
Selain versi Jepang, Hollywood juga mengadaptasi Film Godzilla. Ada dua versi utama yang berbeda semesta:
1. TriStar Pictures (1998)
Film berjudul Godzilla (1998) ini sering dianggap "anak tiri". Desainnya lebih mirip T-Rex dan sering disebut "Zilla" oleh fans. Film ini berdiri sendiri dan tidak memiliki sekuel selain seri kartun.
2. Legendary MonsterVerse (2014–Sekarang)
Alur film Ini adalah semesta modern yang paling populer saat ini, menggabungkan Godzilla dan King Kong dalam satu dunia cerita (Shared Universe).
Panduan Lengkap Timeline MonsterVerse
Jika Anda ingin maraton film Godzilla vs Kong versi Hollywood, jangan ikuti tahun rilis. Ikutilah urutan kronologi cerita berikut ini agar Anda paham sejarah organisasi Monarch dan hubungan antar monster.
1. Kong: Skull Island (Setting 1973)
Meskipun dirilis tahun 2017, cerita ini terjadi di tahun 1973, tepat saat Perang Vietnam berakhir. Ekspedisi Monarch ke Skull Island memperkenalkan kita pada Kong muda yang masih tumbuh.
Film ini penting karena menjelaskan awal mula organisasi Monarch menemukan bukti eksistensi monster purba atau Titan dan meletakkan dasar mitologi "Hollow Earth" atau Bumi Berongga. Menonton ini dulu memberikan konteks emosional tentang siapa Kong sebenarnya.
2. Monarch: Legacy of Monsters (Serial TV - Setting 1950an & 2015)
Serial ini melompat-lompat antara masa lalu pada awal pendirian Monarch dan masa kini setelah kejadian film Godzilla 2014. Meski opsional, serial ini memperdalam intrik manusia di balik para monster.
3. Godzilla (Setting 2014)
Cerita melompat ke masa modern. Dimana Godzilla bangkit kembali untuk memburu MUTO, parasit purba yang mengancam keseimbangan alam. Di sini, Godzilla diperkenalkan bukan sebagai musuh manusia, melainkan sebagai kekuatan alam (force of nature) yang menjaga keseimbangan.
Film ini menetapkan nada yang lebih realistis dan membumi, serta memperkenalkan karakter Dr. Serizawa yang ikonik dengan kalimat "Let them fight".
4. Godzilla: King of the Monsters (Setting 2019)
Lima tahun setelah kemunculan Godzilla, dunia tahu bahwa Titan itu nyata. Organisasi ekoterois membangunkan Monster Zero alias King Ghidorah. Godzilla harus bertarung dibantu oleh Mothra dan Rodan untuk merebut takhta "Raja Monster".
Film ini krusial karena memperkenalkan konsep bahwa para Titan tunduk pada satu Alpha, sebuah poin plot yang akan memicu konflik di film selanjutnya.
5. Godzilla vs. Kong (Setting 2024)
Dua Alpha tidak bisa hidup di satu dunia. Kong yang kini sudah dewasa dan besar (seukuran Godzilla) dibawa keluar dari Skull Island. Pertarungan mereka bukan sekadar adu otot, tapi juga mengungkap misteri leluhur mereka di Hollow Earth.
Di sini kita melihat dinamika unik: Kong sebagai pelindung manusia yang emosional, dan Godzilla sebagai penjaga alam yang tak kenal ampun.
6. Godzilla x Kong: The New Empire (Setting 2027)
Setelah berdamai dengan kong, Godzilla menguasai permukaan bumi, sementara Kong menguasai Hollow Earth. Namun, ancaman baru muncul dari dalam perut bumi, diamana seekor kera raksasa yang bernama Skar King mengancam kedua dunia.
Godzilla dan Kong terpaksa bekerja sama untuk menghadapi ancaman yang bisa memusnahkan peradaban manusia dan monster sekaligus.
Urutan Film Godzilla Versi Anime (Trilogi & Serial)
Bagi penggemar animasi, Godzilla juga hadir dalam format anime. Urutannya terpisah dari film live action. Ada dua judul utama yang tersedia, yakni Trilogi Polygon Pictures dan serial singular point. Berikut penjelasannya
Trilogi Godzilla Earth (Wajib Tonton Berurutan)
Trilogi ini menceritakan masa depan distopia pada tahun 2048 hingga 20.000 tahun ke depan. di mana manusia kalah perang melawan Godzilla dan terpaksa meninggalkan Bumi. Alur film pertama dari trilogi ini adalah:
1. Godzilla: Planet of the Monsters (2017)
Setelah mengungsi ke luar angkasa selama 20 tahun, umat manusia kembali ke Bumi. Namun karena efek relativitas waktu, 20.000 tahun telah berlalu di Bumi. Godzilla kini telah berevolusi menjadi Godzilla Earth dengan tinggi 300 meter dan menjadi penguasa mutlak planet bumi. Film ini fokus pada keputusasaan manusia merebut kembali rumah mereka.
2. Godzilla: City on the Edge of Battle (2018)
Manusia menemukan sisa-sisa Mechagodzilla yang dulu hancur. Ternyata, nanometal dari robot tersebut terus berkembang biak dan membentuk kota benteng raksasa yakni Mechagodzilla City. Haruo sebagai tokoh utama mencoba menggunakan kota ini sebagai senjata pamungkas untuk membunuh Godzilla Earth.
3. Godzilla: The Planet Eater (2018)
Setelah gagal dengan teknologi, ancaman baru datang dari dimensi lain. Ras alien Exif memanggil dewa mereka, King Ghidorah, makhluk energi emas dari dimensi kosong (void) untuk memakan Godzilla Earth. Ini adalah pertarungan filosofis dan metafisika antara "Dewa Kehancuran" (Ghidorah) dan "Raja Bumi" (Godzilla).
4. Godzilla Singular Point (Serial 2021)
Anime ini menerapkan cerita terpisah yang menggabungkan fisika kuantum dengan desain kaiju klasik. Anime ini memiliki 13 episode yang berdiri sendiri dan tidak berhubungan dengan trilogi di atas. Ceritanya menggabungkan elemen fisika kuantum dengan misteri.
Dua jenius muda, Yun Arikawa dan Mei Kamino, berusaha memecahkan misteri "Debu Merah" dan lagu aneh yang memanggil monster ke dunia kita. Di sini Anda akan melihat Jet Jaguar beraksi dan evolusi Godzilla yang unik mulai dari bentuk air hingga bentuk Ultima.
Nonton Film Godzilla Sub Indo Lengkap di CATCHPLAY+ Mudah dan Murah
Ingin nonton Film Godzilla lengkap Sub Indo? Salah satu pilihan terbaik adalah melalui CATCHPLAY+, platform streaming yang menawarkan fleksibilitas dan harga terjangkau!
Kenapa pilih CATCHPLAY+?
- Fleksibel: Bisa langganan bulanan, atau cukup sewa satu film saja lewat fitur single rental cocok buat kamu yang cuma ingin nonton satu film tanpa komitmen!
- Harga Terjangkau: Mulai dari hanya Rp16.500 per bulan jika berlangganan tahunan bahkan lebih murah dari harga makan siang!
- Update Cepat: CATCHPLAY+ dikenal sebagai salah satu platform tercepat yang menghadirkan film baru dari bioskop ke layanan streaming, terutama lewat opsi single rental.
- Kualitas Waktu Bersama: Jadikan momen menonton film sebagai waktu berkualitas bersama keluarga atau orang terdekat, tanpa harus keluar rumah!
Tonton Film Godzilla Lengkap Sub Indo di CATCHPLAY+ klik di sini untuk langsung mulai nonton!






