Vincent Vega
by Vincent Vega

Anak-anak memang selalu bikin gemas. Apalagi kalau lihat mereka tampil keren berakting dalam film. Inilah 10 di antaranya yang lekat dalam ingatan.

Kalau lihat bocil muncul di film memang kayaknya sesuatu banget ya. Apalagi pas adegannya mereka ngobrol dengan orang dewasa dan menunjukkan kepolosannya. Aduh, memikat hati banget dan jarang-jarang sih yang menyebalkan. Tak jarang karena penampilan mereka di sana, justru malah bikin filmnya susah hilang dari ingatan.

So-yi Park tampil menggemaskan di Pawn

So-yi Park tampil menggemaskan di Pawn

Berikut ini ada sederet pemain cilik yang pantang dilewatkan aktingnya di film. Mulai dari bocah Korea hingga Hollywood, mereka mampu menunjukkan permainan yang prima. Mungkin rasanya seperti mencerahkan hari-hari kelabu yang selama ini menggayuti. Ceileh… Oh ya, filmnya juga bisa ditonton kok di CATCHPLAY+ dan yang terbaru ada Pawn, sebuah drama Korea yang sungguh mengharukan.

 

So-yi Park - Pawn (2020, Dae-gyu Kang)

So-yi Park memang sesuatu. Bocil Korea kelahiran 12 Maret 2012 ini mampu mengimbangi lawan mainnya yang jauh lebih dewasa. Sosok penagih utang Doo-seok (Dong-il Sung) yang galak luluh karena kekenesannya. Bayangkan, Doo-seok aja tak berdaya, apalagi kita yang melihatnya. Akting polosnya benar-benar menyihir penonton. Kalau sampai air mata meleleh, pasti itu karena andilnya di sana. Oh ya, So-yi juga tampil dalam film thriller Deliver Us From Evil. Di tengah persaingan Jung-min Hwang dan Jung-jae Lee, dia tampil dan mencuri perhatian kita.

Pawn

 

Jacob TremblayWonder (2017, Stephen Chbosky)

Di tengah pemain top macam Julia Roberts dan Owen Wilson dalam Wonder, bocah Jacob Tremblay seperti merajalela. Bintangnya malah lebih berpendar ketimbang kedua seniornya. Peran sebagai anak usia 10 tahun yang punya wajah tak normal membuat aktingnya tertantang. Masuk sekolah setelah sekian lama home-schooling, seharusnya kan menyenangkan. Masalahnya dia dianggap anak tak normal. Sungguh sebuah bekal cerita yang tak biasa. Bikin kita tercengang dengan kemampuan Tremblay mampu membawakan karakter anak macam itu.

Wonder

 

Noah Jupe - Wonder (2017, Stephen Chbosky)

Menjadi sahabat Jacob Tremblay dalam Wonder, sebagai aktor cilik Noah Jupe punya jam terbang panjang di layar lebar. Berawal ikutan The Man with the Iron Heart, disusul Wonder ini. Kemudian diarahkan John Krasinski dalam A Quiet Place serta sekuelnya. Kalau melihat genre film yang dia ikutan, rasanya rentang karakter yang dia mainkan mungkin jauh lebih lebar. Tak sekadar drama, perang, horor, bahkan biopic. Dalam Honey Boy, Jupe bahkan berperan sebagai Shia LaBeouf semasa kecil. Sepertinya dia bakal menyusul jejak Leonardo DiCaprio atau Christian Bale yang memulai karier akting sejak masa kanak-kanak.

The Man with the Iron Heart

 

Isabela MonerDora and the Lost City of Gold (2019, James Bobin)

Karakter Dora sejak lama terkenal di layar kaca, seorang gadis cilik petualang yang lucu. Namanya penjelajah ala Indiana Jones, sudah pasti nyerempet bahaya dong. Makanya dipilih pemain yang sedikit punya ketrampilan ekstra, tak heran untuk usia pun jadi bukan anak-anak. Isabela Moner terhitung remaja ketika memainkan sosok Dora, namun kita tak kurang gemas kita melihat aksinya. Dalam skala yang lebih muda boleh juga deh lihat aktingnya di Instant Family, sebagai remaja panti asuhan yang mendapatkan orang tua adopsi. Lagi-lagi bikin kita ingat masa kecil yang menyenangkan.

Dora and the Lost City of Gold

 

Kirsten DunstJumanji (1995, Joe Johnston)

Jauh sebelum dikenal sebagai gebetannya Tobey Maguire alias Spider-Man, Kirsten Dunst adalah gadis imut-imut dalam film Jumanji. Bayangkan Kirsten kecil berpetualang bareng Robin Williams yang muncul akibat permainan papan Jumanji. Nggak nyangka deh. Kirsten memang ditakdirkan jadi aktris berbakat. Bakat aktingnya bahkan sudah teruji ketika dia ikutan film horor Interview with the Vampire. Diarahkan sutradara Neil Jordan, dia menjadi nomine Golden Globe untuk kategori Best Supporting Actress. Dahsyat bukan?

Jumanji

 

Raffey CassidyMolly Moon (2015, Christopher N. Rowley)

Dunia akting sudah sejak usia dini ditekuni Raffey Cassidy, yakni usia 7 tahun dengan tampil di layar kaca. Perlahan, dia ikutan proyek layar lebar. Salah satunya ada Molly Moon. Membawakan sosok Molly, anak yatim berbakat namun berambisi menjadi penyanyi. Kemudian sempat ikutan film perang macam Allied bersama Brad Pitt, bahkan juga The Killing of a Sacred Deer karya sineas Yorgos Lanthimos, yang diputar di Cannes Film Festival 2017 dan memenangkan Skenario Terbaik di ajang ini.

Molly Moon

 

Asa ButterfieldHugo (2011, Martin Scorsese)

Hugo mungkin bukan proyek pertama bagi aktor cilik Asa Butterfield, namun inilah film penting baginya. Selain diarahkan oleh sineas keren Martin Scorsese, film ini juga menyabet lima piala Oscar. Otomatis, namanya ikut terangkat karenanya. Asa berperan sebagai Hugo, bocah yatim piatu yang tinggal di stasiun kereta api di Paris 1930-an. Berakting bareng Chloë Grace Moretz, dia tampil keren dan ikut menghidupkan suasana seperti dalam novel grafis Brian Selznick, “The Invention of Hugo Cabret.” Kalau proyek Scorsese ini menjadi berhasil, salah satu alasannya ya berkat penampilannya.

Hugo

 

Daniel Radcliffe - Rupert Grint - Emma WatsonHarry Potter (2000-2011).

Sosok trio Harry Potter, Ron Weasley, dan Hermione Granger menjadi trio sahabat terkenal dalam novel karya J.K. Rowling, yang kemudian diadaptasi dalam delapan film layar lebar. Konsisten hadir nyaris setiap 1-2 tahun dan selalu meraih sukses. Tak pelak, pemerannya trio Daniel Radcliffe, Rupert Grint, dan Emma Watson ikut kebagian ngetop deh. Pada episode awal, mereka masih kinyis-kinyis hingga berujung mengenal indahnya cinta. Walhasil, trio sahabat penyihir muda ini menjadi film fantasi maha penting yang mengisi imajinasi kanak-kanak circa 2000-an di seluruh dunia.

Harry Potter and the Sorcerer's Stone