wiseguy
by wiseguy

Ia pergi jelang rilis Star Trek Beyond Juli nanti, dan sejumlah film lainnya.

Dunia film berduka atas kepergian Anton Yelchin, 27, aktor muda karismatik dan penuh bakat.

Anton dikenal sebagai Pavel Chekov dalam Star Trek (2009) dan sekuelnya, Star Trek Into Darkness (2013) serta yang dirilis pada Juli 2016 mendatang, Star Trek Beyond. Ia juga meninggalkan sejumlah seri televisi yang belum dirilis.

Sebuah kecelakaan fatal telah merenggut nyawanya pada Minggu pagi waktu setempat, 19 Juni lalu. Tubuh Anton ditemukan sudah tak bernyawa, di antara mobil dan kotak surat yang terbuat dari batu bata di rumahnya di San Fernadino, California. Teman tersebut mendatangi rumahnya karena ia tak juga muncul dalam geladi resik malam itu. Diduga, Anton tertabrak mobilnya sendiri, yang meluncur tanpa kendali karena kondisi carport menurun.

Kalangan perfilman Hollywood dan para penggemarnya di seluruh dunia terkejut dan berduka ketika berita kematiannya merebak di media.

“Ini pasti tak nyata. Anton Yelchin adalah talenta luar biasa. Kehilangan besar,” begitu tulis Anna Kendrick (What to Expect When You're Expecting), aktris yang juga sahabat Anton semasa hidup lewat akun @AnnaKendrick47.

“Anton, kau brilian,” tulis J.J. Abrams, yang menyutradari Anton baik dalam Star Trek yang dirilis pada 2009 maupun 2013, yang menulis surat dengan tulisan tangan dan diunggah di media sosial.  “Kau baik, lucu, sangat berbakat. Dan kau tak di sini cukup lama. Kehilanganmu..””

Berkarier sejak Bocah

Meski usianya relatif muda, Anton mengukir karier sejak bocah. Ia memulainya dengan beragam acara televisi, dan kemudian di layar lebar seperti Alpha Dog (2006), The Beaver (2006), Odd Thomas (2013), Like Crazy (2011) yang menang dalam Festival Film Sundance dan dinominasikan di banyak festival; serta Green Room yang tayang di seluruh dunia pada awal tahun ini. Ia juga mengisi suara untuk beberapa film animasi, seperti The Pirates! In an Adventures with Scientists! 

Di antara semua filmnya, peran dalam Star Trek lah membuat namanya dikenal publik secara luas.

Anton Yelchin lahir di Leningrad (kini St. Petersburg), Rusia, pada 11 Maret 1989 dari keluarga Yahudi berlatar belakang atlet. Kedua orangtuanya, Irina Korina dan Viktor Yelchin, pemain skate terkenal di Leningrad; sementara kakeknya pesepak bola profesional. Saat berusia enam bulan, Anton diboyong ke Amerika Serikat karena kedua orangtuanya menerima tawaran kerja sebagai pelatih.

“Malu rasanya bilang saya orang Rusia, karena itu menjadi tempat aneh saat ini. Saya tak terlalu terhubung dengan negeri moyang saya,” kata Anton tentang darah yang mengalir dalam tubuhnya. Meski merasa risi, ia juga bangga karenanya. “Rusia mengajarkan semangat kerja keras. Negara sangat kompleks, yang semua itu terkadang menghantui saya. Saya paham banyak penulis Rusia merasa begitu tersiksa.”

Semasa hidupnya Anton suka membaca dan bermain catur. Ia juga menulis komposisi musik dan tampil dengan sebuah band, tempat ia bermain piano dan gitar. Tapi, akting adalah kegairahan hidupnya. Pada 2007, ia mengambil studi perfilman di University of Southern California. Sepanjang kariernya, ia telah berperan pada lebih dari dua puluh judul film layar lebar dan seri televisi.

Kemampuannya terasah seiring banyaknya film yang ia perani dengan arahan sutradara berlainan; seperti Michael Haneke, Lars von Trier, Pedro Almodovar. Ia juga sempat bekerja sama dengan Martin Scorsese dan Jim Jarmusch dalam Only Lovers Left Alive (2013).

“Saya merasa beruntung pada peran apa pun yang saya mainkan. Saya beruntung dipekerjakan,” katanya. Dari semua alasan itu, mungkin inilah alasan sesungguhnya yang mendasari kecintaannya pada seni peran. Seperti tuturnya: “I love movies!”

Selamat jalan, Anton Yelchin…